Dosen UIN Gus Dur Kunjungi Sekolah Indonesia di Filipina, Misi Kerjasama

- Selasa, 24 Januari 2023 | 11:29 WIB
FOTO BERSAMA : Wakil Rektor Bilang Kemahasiswaa dan Kerjasama UIN K.H. Abdurrahman Wahid, Dr. H. Muhlisin MAg, dan Muhamad Jauhari Sofi M.A, foto bersama dalam kunjungannya ke SID Filipina, Senin 23 Januari 2023. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/dok)
FOTO BERSAMA : Wakil Rektor Bilang Kemahasiswaa dan Kerjasama UIN K.H. Abdurrahman Wahid, Dr. H. Muhlisin MAg, dan Muhamad Jauhari Sofi M.A, foto bersama dalam kunjungannya ke SID Filipina, Senin 23 Januari 2023. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/dok)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Dua dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melakukan kunjungan akademik ke Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina. Dua dosen tersebut Dr. H. Muhlisin, M.Ag. dan Muhammad Jauhari Sofi, M.A. dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Mereka ditemui langsung oleh Wakil Kepala Sekolah SID, Nanang Sumanang. Acara kunjungan berlangsung sejak pagi dari jam 09:00 - 14:00 waktu setempat, Senin 23 Januari 2023.

Pak Nanang, begitu Nanang Sumanang akrab dipanggil, menjelaskan bahwa Sekolah Indonesia Davao (SID) ini dimaksudkan untuk memfasilitasi pendidikan anak-anak Indonesia yang berada di Filipina, khususnya Davao, agar kelak mereka tidak memiliki kendala saat ingin melanjutkan pendidikan ke Indonesia.

"Secara khusus, SID mempunyai misi untuk melindungi anak-anak Indonesia di Filipina dari nilai dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila," terang Nanang. Maka, menurutnya, semua kegiatan pembelajaran diarahkan untuk pembentukan karakter manusia Indonesia.

Dirinya menambahkan bahwa Sekolah Indonesia Davao (SID) di Filipina memiliki asrama siswa, baik putra maupun putri. Asrama dan kebutuhan harian siswa diberikan secara gratis.

Sebagaimana disampaikan, banyak siswa-siswi di SID yang juga berasal dari luar Kota Davao ataupun luar Kepulauan Mindanao. Kondisi jauh dari rumah ini menjadikan kurangnya pengawasan dari orang tua yang berasal dari berbagai macam profesi, sehingga pihak pengelola SID menawarkan para siswa untuk tinggal di asrama.

Sekolah yang terletak di kompleks Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao City ini berada di bawah Kementerian Luar Negeri RI.

Sementara itu, Dr. H. Muhlisin, M.Ag. selaku ketua tim menuturkan bahwa kunjungan ke Sekolah Indonesia Davao (SID) adalah untuk menyambung silaturahim antar sesama anak bangsa dan membuka kemungkinan kerjasama antara UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan SID di Filipina.

Kerjasama yang dimaksud adalah potensi penerjunan mahasiswa ke Davao untuk keperluan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Selain itu, kunjungan ke SID juga untuk menjaring siswa-siswi Indonesia yang berpeluang dibantu untuk mendapatkan beasiswa pendidikan S1 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

“Kami ingin mengetahui kondisi real siswa-siswi yang sedang bersekolah di perantauan untuk kemudian kita tawarkan beasiswa bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” terang Dr. H. Muhlisin, M.Ag. yang juga menjabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama itu.

Kunjungan ke Sekolah Indonesia Davao (SID) merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam kunjungan akademik ke sejumlah lembaga pendidikan Islam di Mindanao, yaitu Wisdom Islamic School (WIS) Davao, Eastern Mindanao Islamic Academi (EMIA), dan Ma’had Rabitatu Davao Islamie.

Dalam kunjungan ke SID tersebut, dua dosen UIN Gus Dur juga berdialog dengan para siswa, pengelola asrama, guru, dan pegawai kantor imigrasi setempat. Acara kunjungan berjalan dengan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan.

Editor: Yanuar Oky Budi Saputra

Tags

Terkini

Kemampuan Menulis Humas Pramuka sudah Mumpuni

Rabu, 28 Desember 2022 | 15:21 WIB

Penyelenggara PAUD Diminta Transparan dan Akuntabel

Rabu, 14 Desember 2022 | 16:16 WIB

SMK Islam Pemalang Galang Bantuan Gempa Cianjur

Senin, 12 Desember 2022 | 15:19 WIB
X