Dukung Pengembangan dan Pelestarian Batik, Prodi D3 Teknologi Batik Unikal Gelar Pertemuan Ilmiah Batik

- Senin, 5 Desember 2022 | 21:53 WIB
Pendiri Batik Taman Lumbini dan Pengasuh Pesantren Batik Nusantara Abdul Syukur menyampaikan seni batik pada Kuliah Umum dan Pelatihan Manajemen Seni Sebagai Upaya Mengembangkan Estetika Batik di Aula Gedung F Unikal, Senin (5/12). www.suaramerdeka-pantura.com/ Isnawati
Pendiri Batik Taman Lumbini dan Pengasuh Pesantren Batik Nusantara Abdul Syukur menyampaikan seni batik pada Kuliah Umum dan Pelatihan Manajemen Seni Sebagai Upaya Mengembangkan Estetika Batik di Aula Gedung F Unikal, Senin (5/12). www.suaramerdeka-pantura.com/ Isnawati

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com – Program studi (prodi) D3 Teknologi Batik, Fakultas Teknik Universitas Pekalongan (Unikal) menggelar Kuliah Umum dan dan Pelatihan Manajemen Seni sebagai Upaya Mengembangkan Estetika Batik di Auditorium Adaro Gedung F Unikal, Senin (5/12).

Acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pertemuan Ilmiah Batik (PIB) 2022 yang diselenggarakan untuk mendukung pengembangan dan pelestarian batik.

Kuliah Umum dan Pelatihan Manajemen Seni sebagai Upaya Mengembangkan Estetika Batik menghadirkan dua orang narasumber. Yakni Pendiri Batik Taman Lumbini sekaligus pengasuh Pesantren Batik Nusantara dan dosen praktisi, Abdul Syukur serta Ketua Prodi D3 Teknologi Batik Maghfiroh.

Maghfiroh mengatakan, batik mempunyai aspek keindahan. Keindahan atau estetika batik meliputi keindahan visual dan keindahan filosofis. Estetika batik dalam keindahan visual dibangun dengan desain, teknik pelekatan malam, teknik pewarnaan dan pengetahuan bahan.

Sedangkan estetika  batik dalam keindahan filosofi dipengaruhi berbagai hal, seperti sosial budaya, aspek penggunaan, aspek fungsi dan pengetahuan bahan.

“Selain itu, batik juga memiliki keindahan lainnya, yakni aspek lingkungan. Keindahan batik bisa dilihat dari visual, seperti warnanya bagus, motifnya susah. Selain itu juga ada keindahan filosofis dan aspek lingkungan,” terangnya.

Menurutnya, aspek lingkungan ini menyebabkan batik warna alam (green batik) lebih banyak disukai karena lebih ramah lingkungan dibandingkan batik dengan pewarna sintetis.

Sementara itu, Abdul Syukur menjelaskan batik sebagai sebuah karakter khas, motifnya berwujud dan membawa pesan. Seni batik berkaitan dengan kegiatan budaya, adat istiadat dan pranata sosial, serta memiliki nilai pesan-kepercayaan. “Batik mengatur daur hidup manusia,” tambahnya.

Abdul Syukur kemudian mencontohkan batik dalam daur hidup manusia, mulai dari lahir hingga meninggal. Batik motif sidomukti, sidodrajat dan sidoasih dipakai untuk pernikahan. Hal ini memiliki makna filosofi agar di dalam memulai kehidupan baru akan diberikan banyak rezeki, keberkahan dan bahagia selamanya. Sementara orang tua mempelai memakai motif wahyu tumurun. Sedangkan  motif slobog dipakai untuk peristiwa kematian dan penutup jenazah.

Dekan Fakultas Teknik Unikal Tisnawati menjelaskan, selain Kuliah Umum, ada beberapa kegiatan dalam rangkaian PIB 2022. Di antaranya lomba desain batik, lomba karya tulis ilmiah dan tiktok.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan untuk melestarikan batik yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda (Intangible Cultural Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009. Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk menambah wawasan tentang batik.

“Pertemuan Ilmiah Batik merupakan ajang untuk mengembangkan dan melestarikan batik. Sehingga batik tidak akan pernah punah karena dilestarikan oleh generasi muda,” kata dia.

Ketua  Panitia PIB 2022, Daru Anggara Murty menambahkan, PIB tahun ini merupakan PIB ketiga. Sebelumnya, PIB diselenggarakan secara daring karena pandemi Covid-19. PIB tahun ini terasa istimewa karena diselenggarakan bertepaan dengan hari kelahiran ke-11 Prodi Teknologi Batik Unikal.

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Kemampuan Menulis Humas Pramuka sudah Mumpuni

Rabu, 28 Desember 2022 | 15:21 WIB

Penyelenggara PAUD Diminta Transparan dan Akuntabel

Rabu, 14 Desember 2022 | 16:16 WIB

SMK Islam Pemalang Galang Bantuan Gempa Cianjur

Senin, 12 Desember 2022 | 15:19 WIB
X