Bantu Turunkan Stunting, Puluhan Mahasiswa UNNES Diterjukan di Brebes

- Senin, 24 Oktober 2022 | 17:40 WIB
DITERJUNKAN : Puluhan mahasiswa UNNES yang diterjunkan di Kabupaten Brebes untuk membantu menurunkan angka stunting, kemarin, di Pendopo Brebes. (Bayu Setiawan )
DITERJUNKAN : Puluhan mahasiswa UNNES yang diterjunkan di Kabupaten Brebes untuk membantu menurunkan angka stunting, kemarin, di Pendopo Brebes. (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 99 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) diterjunkan di Kabupaten Brebes, untuk membantu pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Puluhan mahasiswa itu diterjunkan di kota bawang sudah sejak 20/10/2022 lalu, melalui acara penerjunan mahasiswa PKL Prodi Gizi UNNES Program Gong Ceting tahun 2022, di Pendopo Kabupaten Brebes.

Koordinator PKL Mahasiswa UNNES di Brebes, Eko Farida dalam laporannya menjelaskan, para mahasiswa dilibatkan dalam upaya penurunan angka stunting, karena UNNES telah ditunjuk Kemendikbudristek RI menjadi pelaksana pendamping program Gotong Royong Cegah Stunting (Gong Ceting) di Kabupaten Brebes, khususnya di 10 desa yang tersebar di 4 kecamatan.

Baca Juga: KONI Brebes Resmi Tempati Kantor Baru

Yakni, Desa Padasugih, Pulosari dan Pemaron di Kecamatan Brebes. Kemudian, Desa Cimohong dan Dukuh Lo (Bulakamba), Desa Kecipir dan Prapag Kidul (Losari), Desa Sutamaja, Jagapura dan Limbagan ( Kersana).

"Kita terjunkan 99 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan. Mereka akan melaksanakan PKL selama sebulan lebih, mulai 20 Oktober hingga 30 Nopember 2022, untuk membantu pemerintah daerah menurunkan stunting," katanya.

Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Apriyanto Sudarmoko mengatakan, Pemkab Brebes menyambut baik kehadiran mahasiswa PKL UNNES yang akan melakukan kegiatan pendampingan Program Gong Cetting.

Baca Juga: Pedagang Keluhkan Alat Timbang Tak Akurat Usai Ditera Ulang

Mengingat, permasalahan angka stunting di Kabupaten Brebes masih tinggi. Hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah Kabupaten Brebes yang ingin menurunkan angka stunting, karena kasus balita stunting merupakan salah satu indikator makro yang ingin ditangani oleh pemerintah.

Selain itu, masalah kemiskinan ektrim, pengangguran dan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia.

"Bukti komitmen Pemkab Brebes dengan ditetapkannya desa prioritas percepatan stunting melalui Surat Keputusan Bupati Brebes Nomor 607 Tahun 2022 dengan lokus terbesar ada di 17 kecamatan," terangnya.

Dia berharap, kegiatan PKL mahasiswa UNNES benar-benar bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan menghasilkan rekomendasi untuk bisa diteruskan oleh Pemkab Brebes dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting.

Baca Juga: Polres-Pemkab Selenggarakan Binlat Polri Siswa Beprestasi

Diharapkan juga agar program Gong Ceting tidak putus usai kegiatan PKL sekarang. Namun berkelanjutan untuk mahasiswa berikutnya, sehingga ke depan angka stunting bisa turun sesuai target diangka 14% dari 26%.

Koordinator Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES, Mardiana mengatakan, program cegah stunting dilaksanakan dengan secara gotong royong antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kedaireka, Kemendikbudristek dengan Universitas dan Pemerintah Daerah.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kemampuan Menulis Humas Pramuka sudah Mumpuni

Rabu, 28 Desember 2022 | 15:21 WIB

Penyelenggara PAUD Diminta Transparan dan Akuntabel

Rabu, 14 Desember 2022 | 16:16 WIB

SMK Islam Pemalang Galang Bantuan Gempa Cianjur

Senin, 12 Desember 2022 | 15:19 WIB
X