FTIK Gelar Event Internasional The 2nd ICONIE 2022, Kali Pertama di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

- Rabu, 22 Juni 2022 | 14:32 WIB
KEYNOTE SPEAKER : Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag, menyampaikan keynote speaker dalam event internasional bertajuk The 2nd ICONIE 2022 di Hotel Horison Pekalongan. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/dok)
KEYNOTE SPEAKER : Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag, menyampaikan keynote speaker dalam event internasional bertajuk The 2nd ICONIE 2022 di Hotel Horison Pekalongan. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/dok)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, menggelar event internasional perdana di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, bertajuk The 2nd ICONIE 2022 (The 2nd International Conference on Islam and Education 2022). Event bertema “Moderate Islamic Education for Sustainable Development in Plural Society” ini berlangsung selama dua hari, Senin (20/6) Selasa (21/6) di Hotel Horison Pekalongan. Acara dibuka Dekan FTIK UIN K.H. Abdurrahman Wahid, Dr. H. M. Sugeng Sholehuddin.

The 2nd ICONIE 2022 pada hari pertama menghadirkan sejumlah narasumber, baik dari dalam maupun luar negeri. Para pembicara meliputi Prof. Dr. Zaenal Mustakim dari UIN Pekalongan selaku keynote speaker, Prof. Jajang Jahroni, Ph.D. dari UIN Jakarta, Prof. Yusuf Hanafi dari UN Malang, Dr. Sue Elliot dari University of New England Australia, dan Prof. Frans Wijsen dari Radboud University Belanda. Sesi presentasi oleh para narasumber dilakukan secara hybrid, yakni secara offline untuk narasumber dari dalam negeri dan online untuk narasumber dari luar negeri.

Baca Juga: Resmi, IAIN Pekalongan Bertransformasi Jadi UIN KH Abdurrahman Wahid

Prof. Dr. Zaenal Mustakim selaku Rektor UIN Pekalongan dan keynote speaker dalam paparannya menilai bahwa tema ICONIE kali ini sangat menarik dan relevant dengan kondisi yang dibutuhkan oleh Indonesia pada saat ini. Menurutnya, pendidikan moderasi beragama diperlukan untuk membendung arus ekstremisme dan radikalisme yang terjadi tidak hanya di Indonesia tetapi juga di lain negara. Pihaknya menyebutkan empat indikator moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal. Dalam hal ini, pendidikan Islam memiliki peran penting dalam mengarusutamakan dan menguatkan moderasi beragama.

Dalam kesempatan itu, Prof. Jajang Jahroni menyampaikan presentasi bertema “Indonesian Islamic higher education: where to go?”, Prof. Yusuf Hanafi menjelaskan “Internalization of the religious moderation values in the tri dharma of higher education, Dr. Sue Elliott memaparkan “Education as a strategic plan to strengthen the sustainable development goals,” dan Prof. Frans Wijsen berbicara tentang “Climate change as common challenge: environment education as inclusive education.” Masing-masing narasumber menyampaikan presentasi selama 30 menit dan diikuti dengan sesi diskusi atau tanya jawab.

Baca Juga: Rektor UIN K.H.Abdurrahman Wahid, Zaenal Mustakim Raih Gelar Guru Besar, Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan

Ketua Panitia The 2nd ICONIE 2022, Dr. Muhammad Jaeni menyatakan bahwa kegiatan ilmiah ini diikuti oleh lebih dari 150 presenter dan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Palu, Banjarmasin, Metro Lampung, Langsa Aceh, dan sebagainya. Kegiatan ini juga diikuti secara online (daring) oleh member countries dan associate member countries dari SEAMEO (The Southeast Asian Ministers of Education Organization). “ICONIE 2022 diharapkan dapat menjadi forum silaturahmi para akademisi melalui diskusi ilmiah di bidang pendidikan dan keislaman. Kegiatan ini meliputi presentasi dari sejumlah professor dari dalam dan luar negeri dan presentasi parallel dari akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” jelas Dr. Jaeni. Kegiatan The 2nd ICONIE 2022 sendiri berlangsung lancar dan meriah.

Editor: Kuswandi SM

Tags

Terkini

PPDB Sistem Zonasi Akan Digugat ke Pengadilan

Senin, 27 Juni 2022 | 22:00 WIB

Fosil Purba Koleksi Museum Buton Dikonservasi

Senin, 30 Mei 2022 | 12:15 WIB

151 Siswa MAN 2 Brebes Diterima PTN Tanpa Tes

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:25 WIB

Dirjen PAUD Resmikan Sekolah Kardinah

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:33 WIB

509 Kepala Sekolah Dilantik Bupati Brebes

Kamis, 14 April 2022 | 17:27 WIB
X