Calon Guru Dibekali Pengajaran Matematika yang Menyenangkan

- Kamis, 23 Desember 2021 | 22:03 WIB
Calon Guru Dibekali Pengajaran Matematika yang Menyenangkan. Dosen Pendidikan Matematika UNS Farida Nurhasanah dan Dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo Riawan Yudi Purwoko menjadi narasumber pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika ke-3 Universitas Pekalongan dengan tema "Optimalisasi Literasi dalam Pembelajaran Matematika" secara virtual, Rabu (22/1/2021).foto/ Isnawati
Calon Guru Dibekali Pengajaran Matematika yang Menyenangkan. Dosen Pendidikan Matematika UNS Farida Nurhasanah dan Dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo Riawan Yudi Purwoko menjadi narasumber pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika ke-3 Universitas Pekalongan dengan tema "Optimalisasi Literasi dalam Pembelajaran Matematika" secara virtual, Rabu (22/1/2021).foto/ Isnawati

 

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Pembelajaran matematika termasuk sains, teknologi dan teknik (STEM) menjadi kebutuhan karena akan membantu siswa mengembangkan kemampuan 4C yang dibutuhkan di era revolusi industri 4.0.

Karena itu, guru matematika diharapkan bisa mengajarkan matematika lebih menarik dan menyenangkan agar siswa menyukai pelajaran matematika.

Hal ini mengemuka pada Seminar Nasional Pendidikan Matematika (Sandika) ke-3 Universitas Pekalongan dengan tema "Optimalisasi Literasi dalam Pembelajaran Matematika" secara virtual, Rabu (22/12/2021).

Seminar diikuti 90 mahasiswa S1, S2 dan dosen pendidikan matematika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Baca Juga: Gereja Kristen Jawa Slawi Wajibatkan Jemaat dari Luar Kota Swab Antigen

Rektor Unikal Suryani yang menjadi keynote speaker pada seminar tersebut mengatakan, untuk membangun sumber daya manusia, Presiden Joko Widodo membuat pernyataan yang bisa memotivasi, yakni Indonesia harus menjadi trendsetter, bukan follower.

Terkait hal ini, menurutnya, matematika, sains, teknologi dan engineering (STEM) harus dikembangkan dan menjadi minat bagi masyarakat.

“Pembelajaran STEM akan menjadi kebutuhan bersama. Dengan pembelajaran STEM akan membantu siswa untuk mengembangkan kemampuan 4C yang dibutuhkan di era revolusi industri 4.0 saat ini,” paparnya.

Kemampuan 4C yag dimaksud yakni kemampuan berpikir kritis (critical thinking), kreativitas (creativity), kemampuan komunikasi (communication skills) dan kemampuan untuk bekerja sama (ability to work collaboratively).

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRIN Tinjau Mesin Pengolah Sampah SMK Satya Praja 2

Selasa, 29 November 2022 | 07:43 WIB

Lomba Film Pendek Meriahkan Hari Guru

Jumat, 25 November 2022 | 16:38 WIB

Kantin Kejujuran Bantu Proses Pendidikan Karakter Siswa

Selasa, 15 November 2022 | 15:56 WIB

Sebanyak 911 Pelajar Mengikuti Lomba Mapsi

Senin, 31 Oktober 2022 | 12:46 WIB

Sebanyak 107 Mahasiswa ITB Adias Jalani Wisuda Sarjana

Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:16 WIB

SMK se-Pemalang Teken Kerjasama dengan Maspion

Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:42 WIB

GKB New Model, Gairahkan Aksi Kembali Bersekolah

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 17:32 WIB

Seribu Puisi Anak SMP untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Jumat, 14 Oktober 2022 | 18:40 WIB
X