Nadiem Makarim : Pembelajaran Tatap Muka Diera Pandemi Bukan Seperti Sekolah Seperti Biasa

- Kamis, 10 Juni 2021 | 15:05 WIB
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim / foto Dok/ Kemdikbud
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim / foto Dok/ Kemdikbud

JAKARTA, suaramerdeka-pantura.com - Soal pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyatakan bahwa PTM terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa.

Hal demikian disampaikan untuk meluruskan mispersepsi yang terjadi dalam beberapa pemberitaan terkait hal tersebut. Itu sebagaimana diunggah disitus resmi Kemdikbutristek, pada 9 Juni 2021 sebagaimana dikutip suaramerdeka-pantura.com, Kamis (10/6/2021).

“Apa yang Bapak Presiden sampaikan pada Senin (7/6) lalu benar bahwa pembelajaran yang kita upayakan bersama adalah tatap muka terbatas. Sekali lagi, terbatas,” tekan Nadiem.

Baca Juga: Kemenperin Dukung IKM Berdaya Saing dan Berorientasi Lingkungan

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan contoh praktik baik dalam melaksanakan PTM terbatas, dimana satuan pendidikan dapat mengatur satu kelas hanya diisi 25 persen murid, kegiatan belajar mengajar hanya dua jam dan satu minggu hanya dua kali pertemuan.

Menteri Nadiem menyampaikan, “Contohnya seperti yg disampaikan oleh Bapak Presiden. Sekolah yang sudah atau dalam proses melakukan PTM terbatas dengan durasi belajar dan jumlah murid berbeda tetap diperbolehkan selama mengikuti protokol kesehatan dan di bawah batas maksimal yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19”.

Lebih lanjut, Mendikbudristek menegaskan, “Tidak ada perubahan dalam SKB. SKB tersebut menuangkan aturan maksimal. Sekolah bisa menerapkan PTM terbatas dengan sedikit demi sedikit”.

Baca Juga: Elizabeth Ratih Dewi Pimpin BPC PHRI Kabupaten Tegal

Diketahui bahwa sekitar 30% satuan pendidikan telah melakukan PTM terbatas sesuai situasi dan kondisinya masing-masing. Sebagian baru memulai PTM terbatas beberapa bulan terakhir, ada pula yang sudah melakukan PTM terbatas sejak tahun lalu.

“Seperti halnya para guru, orang tua, dan murid yang saya dengar langsung keluhannya dalam melakukan pembelajaran jarak jauh, Bapak Presiden juga menyampaikan kepeduliannya,” sebut Nadiem.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Sumber: kemendikbud

Tags

Terkini

151 Siswa MAN 2 Brebes Diterima PTN Tanpa Tes

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:25 WIB

Dirjen PAUD Resmikan Sekolah Kardinah

Kamis, 12 Mei 2022 | 15:33 WIB

509 Kepala Sekolah Dilantik Bupati Brebes

Kamis, 14 April 2022 | 17:27 WIB

Orang Tua Kecewa, PTM di Brebes Dihentikan Sementara

Senin, 14 Februari 2022 | 20:03 WIB

SMA 2 Batang Deklarasikan Sekolah "Bersinar"

Senin, 14 Februari 2022 | 15:06 WIB

PTM di Kota Pekalongan Dilaksanakan Tiga Gelombang

Minggu, 5 September 2021 | 15:51 WIB
X