Fauzi, Anggota DPRD Kota Pekalongan, Wakafkan Tenaganya Jadi Relawan Pemakaman Covid-19

- Senin, 30 Agustus 2021 | 12:50 WIB
MAKAMKAN JENAZAH COVID-19 : Fauzi Umar Lahji, Anggota DPRD Kota Pekalongan, bergabung menjadi relawan dan turut serta memakamkan jenazah Covid-19 bersama petugas BPBD Kota Pekalongan di TPU Sapuro Kota Pekalongan. (SM/Kuswandi) (Kuswandi)
MAKAMKAN JENAZAH COVID-19 : Fauzi Umar Lahji, Anggota DPRD Kota Pekalongan, bergabung menjadi relawan dan turut serta memakamkan jenazah Covid-19 bersama petugas BPBD Kota Pekalongan di TPU Sapuro Kota Pekalongan. (SM/Kuswandi) (Kuswandi)

“Saya tidak peduli, tidak mencari sesuatu atau komentar tertentu dari orang lain. Yang penting apa yang saya lakukan dirasakan manfaatnya baik oleh tim pemakaman yang mulai kewalahan, maupun oleh masyarakat. Jika memang ada dan dirasakan manfaatnya. Itu saja,” tutur Fauzi, Minggu (28/8/2021).  

Dalam tim, Fauzi memiliki tugas yang sama dengan yang lain. Dia mencangkul, mengangkat dan menurunkan peti jenazah ke dalam lubang, hingga sesekali memimpin doa maupun memimpin salat jenazah di lokasi.

Kehadiranya juga menambah kekuatan tim dalam posisi negosiasi dengan masyarakat. Karena kerap kali terjadi konflik atau perbedaan persepsi baik dengan keluarga maupun dengan masyarakat sekitar pemakaman yang seringkali dihadapi Tim Pemakaman BPBD.

Fauzi bercerita, tekat itu muncul diawali ketika membaca berita tentang kondisi Covid-19 di Kudus yang saat itu semakin memprihatinkan. Kekhawatirannya muncul, dan Kota Pekalongan juga mengalami kondisi peningkatan yang cukup signifikan.

Beberapa kali membaca perjuangan tim pemakaman, dia akhirnya memutuskan menyumbangkan tenaganya untuk membantu mereka.

Baca Juga: Usia Pernikahan Masih Hitungan Hari, Sang Bunda Lesti Kejora Ultimatum Rizky Billar, Kenapa?

“Saya tak bisa membayangkan bagaimana teman-teman ini kelelahan kalau setiap hari jumlah kasus kematianya meningkat,” kata politisi Golkar itu.

Fauzi mengaku setiap hari selalu menyempatkan diri ikut membantu pemakaman. Dia memilih waktu pemakaman siang hingga malam hari demi membagi waktu dengan tugasnya sebagai anggota DPRD.

“Biasanya siang jumlah (pemakaman) juga lebih banyak. Pagi saya ngantor dulu. Saya tetap tak meninggalkan tugas utama sebagai wakil rakyat. Seluruh agenda sebagai anggota DPRD dan ketua Komisi A saya pastikan untuk tuntas semuanya dulu. Saya juga sampaikan ke teman-teman bahwa saya siap untuk jadwal pemakaman siang, sehingga teman-teman juga sudah tahu dan mengantisipasi kondisi. Tapi kalau keadaannya darurat dan memungkinkan saya ikut pagi, saya pasti datang,” tegasnya.

Dia juga selalu berkoordinasi dengan tim. Fauzi meminta selalu diberikan update informasi dan jadwal pemakaman setiap harinya. Sehingga dia bisa tahu jika sewaktu-waktu harus bergerak di luar jadwal.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

PPID Kota Pekalongan Lolos Uji Publik KIP

Rabu, 23 November 2022 | 22:43 WIB
X