Media Berperan Penting dalam Penanggulangan Bencana

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 21:22 WIB
MEMBUKA: Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin memukul kentongan saat membuka Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan bagi Perwakilan Media se-Kota Pekalongan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis (26/8). (SM/dok) (Isnawati)
MEMBUKA: Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin memukul kentongan saat membuka Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan bagi Perwakilan Media se-Kota Pekalongan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis (26/8). (SM/dok) (Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku organisasi perangkat daerah (OPD) sektor kebencanaan. Namun perlu keterlibatan unsur-unsur dari masyarakat dalam upaya mitigasi bencana, termasuk peran aktif media massa.

“Media memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan bencana. Media berkontribusi besar dalam melambungkan pemahaman masyarakat soal mitigasi bencana,” terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Pekalongan Saminta pada Sosialisasi dan Simulasi Kebencanaan bagi Perwakilan Media se-Kota Pekalongan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis (26/8/2021).

Saminta mengatakan, Kota Pekalongan merupakan wilayah yang rawan bencana, di antaranya banjir rob dan kebakaran. Melalui pemberitaan dan data yang disajikan, media massa dapat meminimalisir dampak dan risiko bencana.

Baca Juga: Ingin Tahu Arti dan Contoh Kalimat dari Bahasa Gaul Anak Milenial, Berikut 5 Daftar Contohnya

Media massa bisa memberikan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat, misalnya agar masyarakat tidak panik saat terjadi bencana. Selain itu, menginformasikan sistem infrastruktur penanganan bencana. Sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh dan responsif terhadap bencana.

Menurut Saminta, media massa mampu memberikan potret suatu wilayah saat bencana itu terjadi kepada masyarakat. Sehingga sosialisasi kebencanaan perlu diberikan kepada media  selaku mitra kebencanaan dalam membantu menggugah kesadaran masyarakat agar lebih tanggap dan siaga menghadapi bencana.

“Kondisi Kota Pekalongan ini merupakan daerah rawan bencana. Namun yang memiliki tanggung jawab pemerintahan dan sebagian kompenen masyarakat lainnya belum memiliki pemahaman kebencanaan."

"Harapan kami, dengan melibatkan para karyawan/karyawati yang mengurusi rumah tangga pemerintahan dan awak media ini akan bisa memberikan informasi-informasi kondisi riil di lapangan kepada masyarakat saat terjadi bencana,” paparnya.

Baca Juga: 6 Tips Mengatasi Mual dan Muntah Selama Kehamilan atau Morning Sickness

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, saat ini sudah hampir memasuki musim penghujan.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

YARS Ingin Buat Marketplace untuk Alumni

Senin, 30 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Media Berperan Penting dalam Penanggulangan Bencana

Jumat, 27 Agustus 2021 | 21:22 WIB

1.500 Anggota Koperasi Jalani Vaksinasi Covid-19

Kamis, 26 Agustus 2021 | 16:02 WIB

Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Pangkas Ranting Pohon

Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:19 WIB
X