14 Camat Mendapat  Hukuman Disiplin Ringan

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 19:44 WIB
MELANTIK: Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono melantik 31 pejabat administator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal di Pendapa Amangkurat, Jumat (20/8) siang. (SM/Cessnasari) (Cessnasari)
MELANTIK: Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono melantik 31 pejabat administator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal di Pendapa Amangkurat, Jumat (20/8) siang. (SM/Cessnasari) (Cessnasari)

Sementara itu, satu orang camat dengan hukuman disiplin ringan berupa pernyataan tidak puas secara tertulis, karena disamping pelanggaran yang dilakukan bersama 13 orang camat lainnya, yang bersangkutan merupakan sumber yang menyebabkan terjadinya pemberitaan viral di media mengenai pelanggaran protokol kesehatan oleh camat-camat di Kabupaten Tegal

Dari 12 camat tersebut, empat orang yang dikenai mutasi ke OPD yakni Camat Lebaksiu Mochamad Dhomiri sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Camat Slawi Wuryanto sebagai Sekretaris Satpol PP, Camat Talang Noor Alina Agustini sebagai Kepala Bagian Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal, serta Camat Bumijawa Susworo sebagai Sekretaris Dinas Permasdes. 

Adapun delapan orang lainnya yakni Camat Bojong Iwan Kurniawan dipindah menjadi Camat Lebaksiu, Camat Balapulang Endro Nur Susilo menjadi Camat Bojong, Camat Kramat Tri Guntoro sebagai Camat Balapulang, Camat Suradadi R Bambang Suliarso sebagai Camat Kramat, Camat Margasari Suliarko Bekti Raharjo sebagai Camat Suradadi, Camat Tarub Sumiyati sebagai Camat Talang, Camat Pagerbarang Harto Prabowo sebagai Camat Kedungbanteng , Camat Dukuhwaru Pambudiono sebagai Camat Margasari.  

Dalam pemberian sanksi kepada para camat, Joko menyebutkan, bupati telah bertindak seadil-adilnya. 

“Bupati harus seadil-adilnya. Hampir dua tahun mereka (para camat) berjuang untuk Covid-19 dan menjadi garda depan. Mereka telah menunjukkan bersama-sama, Kabupaten Tegal dari level empat menjadi level 3 itu tidak mudah,” jelas Joko. 

Joko menyebutkan, Pemkab Tegal mempunyai kewajiban melaporkan secara tertulis kepada Kementerian Dalam Negeri , Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan juga kepada Gubernur Jateng melalui Inspektur dan Satpol PP Jateng. 

Terkait mutasi pejabat, Camat Talang Sumiyati mengatakan, sebagai ASN pihaknya siap ditempatkan dimana saja dan jabatan apa saja. 

“Semuanya sudah dirembug dalam musyawarah Badan Pertimbangan Jabatan, sehingga kami akan melaksanakan tugas kami yang baru dengan penuh tanggungjawab, segera melakukan serah terima jabatan dengan pejabat yang baru,” tutur Sumiyati yang juga menjabat Plt Camat Tarub. 

Sumiyati mengatakan, sebagai ASN pihaknya tetap komitmen menjaga protokol kesehatan. 

“Selama ada pandemi kita akan mengedepankan itu. Kejadian kemarin menjadi pembejaran,menjadi tempaan kami, biasanya orang terpeleset karena batu kecil. Ini menjadi cambuk bagi kami untuk lebih berhati-hati dan tetap melaksanakan potokol kesehatan apalagi masih PPKM level III,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X