Keputusan BPIH 2023 Rp 49,8 Juta Dinilai Sangat Rasional

- Minggu, 19 Februari 2023 | 19:06 WIB
Dr H Machrus Abdullah LC. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)
Dr H Machrus Abdullah LC. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Keputusan Biaya Penyelanggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2023, yang telah disepakati Komisi VIII DPR RI bersama Kemenag RI, sebesar Rp 49,8 juta dinilai sangat rasional dan bijak. Itu lantaran, mempertimbangkan kondisi masyarakat, dan disatu sisi adanya kenaikan berbagai komponen BPIH. Sehingga, angka dimaksud sangat moderat, dan diharapkan menyudahi adanya pro kontra BPIH yang sebelumnya sempat terjadi.

Demikian disampaikan, Owner Al Fairus Tour and Travel Pekalongan, Dr H Machrus Abdullah LC, mensikapi adanya keputusan Komisi VIII DPR RI bersama Kemenag RI, terkait BPIH Tahun 2023. Menurutnya, adanya usulan awal BPIH 2023 dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebesar Rp 69,4 juta, sempat menuai pro kontra ditengah-tengah masyarakat. Itu dengan pertimbangan, adanya kenaikan komponen-komponen dalam BPIH.

Baca Juga: 146 Calhaj Kota Pekalongan Lunas Tunda 2020, Mereka Free Tanpa Biaya Tambahan Pelunasan

"Saya kira, angka ini (Rp 49,8 juta-red) angka yang sangat rasional. Dan, tidak terlalu membebani masyarakat, sekaligus menyesuaikan kondisi di Arab Saudi," terang Machrus. Diakui, sebagai pelaku biro haji dan umrah, semua komponen biaya haji, belakangan memang mengalami kenaikan. Misalnya seperti biaya hotel, transportasi, pesawat dan lain sebagainya.

Keputusan yang diambil pemerintah, kata dia sangat bijak. Apalagi, dalam BPIH 2023, ada tiga kategori calon jamaah haji (calhaj). Dimana, terdapat calhaj lunas tunda tahun 2020, kemudian lunas tunda 2022, serta calhaj 2023. Bagi calhaj lunas tunda 2020, tidak lagi dikenakan biaya tambahan pelunasan. Sementara, bagi calhaj lunas tunda 2022, dikenakan biaya tambahan sekitar Rp 9,4 juta, dan bagi calhaj 2023 sekitar Rp 23,5 juta.

Baca Juga: Kemenag - Komisi VIII Sepakati Biaya Haji Rata-rata Rp 90 Juta, BPIH Tahun 2023

"Keputusan ini yang terbaik, karena juga faktor waktu yang sudah semakin dekat, sehingga harus segera diputuskan. Selain keputusan BPIH, juga masih banyak yang harus dipersiapkan," tegas Machrus. Persiapan itu, lanjut dia, diantaranya kesiapan di KBIH, manasik haji, dan pelunasan-pelunasan.

Dirinya mengimbau, bagi calhaj yang berangkat tahun 2023, persiapannya harus super ekstra. Baik persiapan materi, fisik, bekal ilmu manasik haji, terutama bagi calhaj yang baru kali pertama berangkat ke tanah suci. "Waktu persiapannya sudah mepet, sehingga persiapannya harus ekstra," imbuhnya.

Pihaknya berharap, adanya keputusan itu, mengakhiri adanya pro kontra yang sempat terjadi di tengah masyarakat, karena menurutnya keputusan itu sudah angka yang ideal. Bagi calhaj yang berangkat tahun 2023, diharapkan dapat segera menyesuaikan. Dan, tidak lagi memperdebatkan persoalan BPIH, karena hal itu sudah yang terbaik.

Puncak Musim Panas

"Yang paling penting nawaitu-nya (niat-red) disiapkan. Insya Allah, jika kita sudah niat baik, pasti ada jalan," tutur laki-laki alumnus Universitas Al Azhar Mesir itu. Yang tak tak kalah penting, dirinya berpesan kepada jamaah untuk mempersiapkan fisiknya, karena di Arab Saudi, pada waktunya nanti, diperkirakan memasuki bulan pucaknya panas, sehingga butuh fisik yang ekstra.

Editor: Yanuar Oky Budi Saputra

Tags

Terkini

X