Bupati Batang Wihaji Instruksikan Pengurus RT Sebagai Buser Covid-19

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:20 WIB
Bupati Batang Wihaji foto bersama PPRT seusai rakor di Aula Kantor Bupati., foto/ Arif Suryoto
Bupati Batang Wihaji foto bersama PPRT seusai rakor di Aula Kantor Bupati., foto/ Arif Suryoto

 

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Bupati Batang Wihaji menginstrukasikan pengurus RT atau yang tergabung dalam Paguyuban Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) menjadi Tim Buru Sergap (Buser) Covid-19. Memberikan sosialisai dan edukasi kepada masyarakat penanganan Virus Korona

"Buser itu perannya ikut membantu menangani kasus Covid-19 ditingkat paling bawah dengan Jogo Tonggo. Peran aktifnya dalam koordinasi melalui call center dengan Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten agar penangananya lebih cepat. Segingga bisa tercapai Batang Zero Covid-19," tandas Bupati Wihaji usai rapata koordinasi dengan PPRT di Aula Kantor Bupati.

Dia menuturkan peran penting bagi Ketua RT dalam menekan laju angka kasus Covid-19 di Kabupaten Batang. Dengan jumlah RT di Kabupaten Batang sebanyak 4.000 lebih memili kekuatan yang luar biasa. 

Sedangkan untuk penangannya akan memerintahkan Satgas Covid -19 dari tingkat kecamatan dan desa. Apabila memang membutuhkan obat dan vitamin akan didroping. 

Baca Juga: Spoiler Drakor Welcome to Waikiki Selasa 10 Agustus 2021 : Lee Joon ki Menjadi Seorang Mutan

"Kami terus berupaya untuk melokalisasi Problem Covid-19. Dengan fokus membuat benteng pertahanan orang agar tidar terpapar utamanya dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes)," ujarnya.

Penangnan Covid-19, kata Bupati Batang Wihaji harus menggunakan strategi perang pertahanan keananan rakyat semesta. Semua elemen masyarakat ikut peran serta.

Kalau hanya unsur Forkompimda bersama TNI-Polri dan Satgas Covid-19 tidak mampu. Untuk itu, lanjud dia, diharapkan peran serta dari PPRT memberikan edukasi penanganan Covid-19.

"Saya akan intruksikan RT untuk membuat peraturan Rukun Tetangga yang isinya pendisiplinan Prokes, dengan kesepakatan RT sesuai dengan kearifan lokal. Itu bertujuan masyarakat mehamai dan menyadari,"tutur Wihaji.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

Kantor UPP Batang Gelar Program Padat Karya

Senin, 13 September 2021 | 17:59 WIB

Cincin Dikembalikan, Tunangan Dibunuh

Rabu, 8 September 2021 | 18:30 WIB
X