Bupati Pekalongan Meminta 855 PPS yang Dilantik Dapat Berlaku Netral, Berintegritas, dan Profesional

- Rabu, 25 Januari 2023 | 07:38 WIB
SUMPAH JANJI : Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal saat melantik dan mengambil sumpah janji 855 Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di wilayah Kota Santri, di Gedung GPU Kajen, Rabu 24 Januari 2023. (suaramerdeka-pantura.com)
SUMPAH JANJI : Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal saat melantik dan mengambil sumpah janji 855 Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di wilayah Kota Santri, di Gedung GPU Kajen, Rabu 24 Januari 2023. (suaramerdeka-pantura.com)

KAJEN, suaramerdeka-pantura.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan melakukan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berada di Kota Santri. Kegiatan pelantikan dihadiri langsung Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq beserta jajaran Forkopimda dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Tercatat, ada sebanyak 855 PPS di Kabupaten Pekalongan yang dilantik pada tahapan pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu 2024. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq berpesan, para PPS yang dilantik selanjutnya diminta agar dapat menjalankan tugasnya dengan menjaga netralitas, berintegritas, dan dapat berlaku profesional.

Kemudian kepada PPS yang baru saja dilantik, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq meminta agar melaksanakan tugas pokok fungsi (tupoksi) dengan baik. Kemudian, PPS di Kabupaten Pekalongan harus bisa bekerja dengan adil, jujur, dan juga dengan giat.

Baca Juga: Festival Durian Lolong, Siap Munculkan Varietas Bibit Durian Unggulan Lokal Asli dan Khas Karanganyar

''Sebagai penyelenggara Pemilu, saya minta PPS dapat berlaku netral, berintegritas, profesional, dan tidak dalam pengaruh tekanan pihak-pihak lain,'' ujar dia, usai menghadiri pelantikan dan sumpah janji PPS Kabupaten Pekalongan di Gedung GPU Kajen, Rabu 24 Januari 2023.

''Ini karena seluruh masyarakat mengharapkan agar penyelenggaraan Pemilu dapat berlangsung dengan aman, nyaman, damai dan tanpa ada pihak-pihak yang merasa dirugikan,'' papar Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Ditambahkannya, para PPS di Kabupaten Pekalongan pun setelah dilantik, agar bersiap-siap dapat segera melakukan pemutakhiran data, karena itu hal yang paling penting sekali. PPS di Kabupaten Pekalongan juga harus bisa memberikan edukasi kepada warga desanya, bagaimana cara memilih yang baik dan tertib.

Baca Juga: DPD Bapera Kabupaten Pekalongan Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni dan Roboh Milik Masyarakat di Kota Santri

''Barangkali ada warga Kabupaten Pekalongan yang sedang ke luar kota, yang tidak ada di sini, itu harus dicek. Terus kalau ada yang sudah meninggal, dan juga yang baru lulus SMA juga harus dicek. Insyaallah di 2024, dari Pileg, pemilihan bupati, maupun presiden, semua berjalan dengan lancar,'' harap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal menyampaikan tahapan setelah pelantikan PPS yakni rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). PPS sudah harus merekrut Pantarlih dimulai sejak 26 Januari 2023. Mereka nantinya bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit), guna mendata pemilih untuk Pemilu 2024.

''Kemudian ada verifikasi faktual terhadap calon perseorangan DPD. Selain itu, juga masih banyak kegiatan tambahan yang akan diminta tolong kepada PPS di Kabupaten Pekalongan,'' papar dia.

Baca Juga: Hasil Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 Alami Kenaikan 22,34 Persen, Dibandingkan Tahun 2021

Abi Rizal menambahkan, untuk TPS sementara berdasarkan pemetaan terakhir ada 3.048 lokasi. Itu berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang diterima dari KPU RI dengan jumlah mencapai 735 ribu jiwa.

''Dibandingkan Pemilu 2019, ada peningkatan jumlah TPS di Kabupaten Pekalongan. Tahun kemarin hanya berjumlah 2.456 TPS, dan tahun ini mencapai 3.048 TPS. Tentunya ini berimbas pada kenaikan jumlah pemilih yang juga meningkat sekitar 30 ribuan jiwa yakni menjadi 735 ribu jiwa,'' terang dia.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anggota DPRD Kota Pekalongan Ditangkap BNN

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:23 WIB
X