Diresmikan Awal 2023, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pekalongan Mulai Melayani Ratusan Warga Setiap Harinya

- Selasa, 17 Januari 2023 | 17:51 WIB
PELAYANAN : Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, didampingi Kepala Dinas Penamanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, saat meninjau kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan di Jalan Sindoro, Gejlig, Kajen. (suaramerdeka-pantura.com)
PELAYANAN : Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, didampingi Kepala Dinas Penamanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan Edy Herijanto, saat meninjau kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan di Jalan Sindoro, Gejlig, Kajen. (suaramerdeka-pantura.com)

 

KAJEN, suaramerdeka-pantura.com - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan telah dibuka dan diresmikan sejak awal Januari 2023, berkantor di Jalan Sindoro, Gejlig, Kajen. Sejak dibuka, masyarakat ramai sudah mulai melakukan pengurusan administrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan.

Tercatat, ada 25 instansi yang berasal dari OPD, instansi vertikal, BUMN, dan BUMD yang membuka loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan.

Kepala Dinas Penamanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pekalongan, Edy Herijanto, menyampaikan, loket-loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan telah aktif buka sejak diresmikan.

Baca Juga: Angka Pernikahan Dini Hampir Mencapai 200 Pasangan pada 2022 di Kabupaten Pekalongan, Kemenag Akan Bentuk Tim

Bahkan, setiap harinya ratusan warga mulai berdatangan untuk mengurus administrasi di loket-loket pelayanan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan.

''Masyarakat sudah mengetahui keberadaan kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan, sehingga mereka berduyun-duyun mulai berdatangan mengurus administrasi di loket pelayanan yang ada di sana,'' ujar dia, Selasa 17 Januari 2023.

Dikatakan Edy, untuk OPD, Bank Jateng, PT BPR, BKK Kabupaten Pekalongan, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan lain-lainnya membuka pelayanan setiap hari kerja di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan.

Baca Juga: Menikmati Kuliner Tempo Dulu di Pasar Krempyeng yang Berada di La Ranch Glamping

Sementara untuk instansi vertikal tidak membuka tiap hari kerja, melainkan hanya hari-hari tertentu saja. Misalnya saja seperti loket pelayanan dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang.

''Loket Imigrasi hanya buka setiap Rabu, atau seminggu hanya satu hari saja di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut terjadi karena Sumber Daya Manusia (SDM)-nya sangat terbatas, sama seperti loket pelayanan dari Samsat,'' ucap dia.

''Jadi sudah membuka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan, namun tidak bisa full setiap hari seperti loket pelayanan dari instansi lainnya. Tidak jarang, masih ada masyarakat yang tidak tahu sehingga datang di luar hari Rabu. Akhirnya mereka terpaksa kembali lagi di Rabu pekan depannya,'' kata dia.

Baca Juga: Dewan Tinjau Lokasi Bakal Lahan untuk Pembangunan Tanggul dan Rumah Pompa di Desa Jeruksari Guna Atasi Banjir

Menurut Edy, keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan cukup membantu masyarakat. Mereka tidak perlu datang ke masing-masing kantor dari instansi tersebut, tapi cukup terwadahi di satu lokasi yakni Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan. Misalnya saat ada warga hendak mengurus izin usaha.

''Untuk loket pelayanan yang paling banyak didatangi masyarakat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pekalongan, misalnya seperti Dinas Sosial, Dindukcapil, DPMPTSP, kemudian BPKD,'' papar Edy.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Anggota DPRD Kota Pekalongan Ditangkap BNN

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:23 WIB
X