DPRD Kota Pekalongan Putuskan Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp1 Triliun

- Jumat, 2 Desember 2022 | 00:23 WIB
KEPUTUSAN : Ketua DPRD Kota Pekalongan M Azmi Basyir, bersama dengan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, saat penyerahan keputusan DPRD terkait persetujuan Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023, usai rapat paripurna, Rabu 30 November 2022. (suaramerdeka-pantura.com)
KEPUTUSAN : Ketua DPRD Kota Pekalongan M Azmi Basyir, bersama dengan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, saat penyerahan keputusan DPRD terkait persetujuan Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023, usai rapat paripurna, Rabu 30 November 2022. (suaramerdeka-pantura.com)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - DPRD Kota Pekalongan memutuskan Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp1.001.710.687.000. Keputusan diambil atas persetujuan anggota DPRD Kota Pekalongan yang hadir saat rapat paripurna, dipimpin Ketua DPRD Kota Pekalongan M Azmi Basyir, Rabu 30 November 2022.

Berdasarkan Surat Keputusan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekalongan, Raperda APBD Kota Pekalongan 2023 terdiri atas anggaran pendapatan sebesar Rp963.594.187.000, dan dengan anggaran belanja sebesar Rp1.001.710.687.000. Jumlah tersebut menyisakan defisit sebesar Rp38.116.500.000, yang ditutup dengan pembiayaan netto.

Kemudian, DPRD Kota Pekalongan juga memberikan lima rekomendasi dan catatan atas hasil pembahasan Raperda APBD 2023 yang diharapkan bisa dicapai Pemkot Pekalongan. Meliputi, Pemkot Pekalongan harus dapat melaksanakan program atau kegiatan yang sesuai dengan keputusan DPRD melalui Surat Keputusan Banggar.

Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023 harus sinkron dan sesuai dengan hasil keputusan Banggar, terkait dengan potensi pendapatan maka Pemkot Pekalongan perlu menggali potensi pendapatan daerah lebih maksimal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melakukan monitoring serta evaluasi Perda yang berkaitan dengan PAD.

Selanjutnya, penanganan rob, peningkatan kualitas jalan dan lingkungan, tetap menjadi program prioritas Pemkot Pekalongan pada 2023. Selain itu, pergerakan dan kesepakatan pembahasan pada rapat Banggar menjadi bagian dari rekomendasi.

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan walau pembahasan Raperda APBD Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2023 berjalan cukup alot namun dapat membuahkan solusi jalan tengah yang bisa dicapai baik secara bersama-sama. Menurutnya, semua itu dikarenakan pencapaian didasarkan orientasi untuk kepentingan masyarakat luas.

''Memang ada beberapa usulan yang terlambat, sehingga harus ditunda dulu karena memang harus segera diparipurnakan dan disetujui pada akhir November 2023. Usulan yang tertunda tersebut baru akan bisa diakomodir kembali pada APBD Perubahan 2023,'' papar dia.

Adapun untuk pelaksanaan proyek di 2023, diharapkan akan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut Achmad Afzan Arslan Djunaid, pada pelaksanaan proyek di 2021 hingga Desember keterlambatan pelaksanaan proyek mencapai 18 item dengan pengerjaan menyisakan sekitar 20-24 persen.

Sementara di 2022, keterlambatan pelaksanaan proyek hanya terjadi pada 4 item dengan pengerjaan menyisakan sekitar 6 persen.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB
X