Peringati Sewindu Penganugerahan "Kota Kreatif UNESCO", Kota Pekalongan Gelar Pekan Kreatif Nusantara

- Kamis, 1 Desember 2022 | 15:58 WIB
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya meninjau stan pada pembukaan Pekan Kreatif Nusantara di Lapangan Mataram, Rabu (30/11) malam.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya meninjau stan pada pembukaan Pekan Kreatif Nusantara di Lapangan Mataram, Rabu (30/11) malam.

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Berbagai produk ekonomi kreatif dihadirkan di Pekan Kreatif Nusantara yang digelar di Lapangan Mataram Kota Pekalongan sejak 30 November hingga 4 Desember mendatang.

Pekan Kreatif Nusantara digelar di Kota Pekalongan untuk memperingati sewindu penganugerahan Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif UNESCO kategori kerajinan dan kesenian rakyat (craft and folk art).  

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, Pekan Kreatif Nusantara tidak hanya diikuti pelaku UMKM dari Kota Pekalongan, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di antaranya Solo, Banjarnegara, Jepara dan Madiun.

Ia berharap, melalui Pekan Kreatif Nusantara tersebut, sektor UMKM bisa sembuh lebih cepat bangkit lebih kuat. Acara tersebut ditargetkan bisa membukukan transaksi sebesar Rp 1 miliar. "Ini salah satu ikhtiar untuk memulihkan sektor UMKM. Karena UMKM prioritas yang harus kita dorong," kata dia.

Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, ekonomi kreatif adalah peluang untuk mendorong pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi pada masa pascapandemi Covid-19.

Sujarwanto menyebutkan, di Jawa Tengah tercatat ada 1.410.150 unit usaha ekonomi kreatif dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 3.146.706 orang. Industri Ekonomi kreatif di Jawa Tengah didominasi tiga subsektor, yakni kuliner 69,80 persen, fashion 16,96 persen dan kriya 8,71 persen.

Sisanya 17,64 persen terbagi dalam 14 subsektor lainnya yang masih perlu didorong perkembangannya untuk semakin memperkuat kontribusi ekonomi kreatif dalam perekonomian di Jawa Tengah. “Kami berharap, Pekan Kreatif Nusantara bisa menjaadi wahana untuk memperkuat komitmen Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif UNESCO,” paparnya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga menyampaikan sambutan melalui rekaman video. Teten mengatakan, UMKM mampu menyerap banyak tenaga kerja dan mampu menjadi bantalan ekonomi pada masa pandemi Covid-19.  

Namun menurutnya, hal itu belum cukup. Pelaku UMKM harus menciptakan UMKM masa depan berbasis kreativitas dan inovasi dalam menjawab tantangan global. “Pekan Kreatif Nusantara ini diharapkan mampu menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas usaha sekaligus ambil peran dalam ekonomi nasional,” harapnya.

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB
X