Nekad Buang Bayi, Akibat Konflik Rumah Tangga, Penemuan Bayi Dalam Karung di Pantai Slamaran

- Kamis, 1 Desember 2022 | 13:57 WIB
TUNJUKAN BARANG BUKTI : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, didampingi Kasatreskrim AKP Sumaryono, menunjukan barang bukti pengungkapan kasus penemuan bayi yang ditemukan di kawasan Pantai Slamaran Kota Pekalongan, Kamis 1 Desember 2022. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi).
TUNJUKAN BARANG BUKTI : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, didampingi Kasatreskrim AKP Sumaryono, menunjukan barang bukti pengungkapan kasus penemuan bayi yang ditemukan di kawasan Pantai Slamaran Kota Pekalongan, Kamis 1 Desember 2022. Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi).

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Kasus bayi dalam karung yang ditemukan warga di semak-semak kawasan Pantai Slamaran, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, menemui titik terang. Sang ibu kandung OA (25), warga Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, nekad buang bayinya lantaran konflik rumah tangga.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, dalam konferensi pers, Kamis 1 Desember 2022 menjelaskan, setelah mendapatkan laporan adanya penemuan bayi dalam karung di kawasan Pantai Slamaran, Selasa 29 November 200 lalu, petugas langsung bergerak. Langkah awal, mengevakuasi bayi berjenis kelamin laki-laki yang pada saat ditemukan masih hidup, dilarikan ke RSUB Bendan, untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Bayi di Dalam Karung Ditemukan di Pantai Slamaran Pekalongan

Kemudian, petugas melakukan penyelidikan, dan ibu kandung bayi tersebut, akhirnya menyerahkan diri, Rabu 30 Desember 2022. Dan, saat itu dirinya mengakui perbuatannya. Dijelaskan, hasil pemeriksaan, bayi malang dilahirkan melalui persalinan sendiri oleh ibu kandungnya, kemudian diletakan di kawasan Pantai Slamaran oleh yang bersangkutan, sebelum akhirnya ditemukan oleh warga setempat.

"Motifnya sendiri, akibat konflik keluarga. Dimana, antara pelaku (ibu kandung bayi-red), sudah sekian bulan pisah ranjang dengan suaminya," terang kapolres, didampingi Kasatreskrim AKP Sumaryono, Kamis 1 Desember 2022. Akibat hal itu, ibu kandung merasa depresi, dan akhirnya mengambil tindakan yang tidak semestinya dilakukan.

Baca Juga: Terduga Ibu Kandung Bayi Dalam Karung di Pantai Slamaran Diamankan Polisi

"Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 307 KUHP tentang Penelantaran Anak dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun kurungan penjara," tegas kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Pantai Slamaran Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, digegerkan penemuan sosok bayi malang yang dibuang dalam bungkusan karung di Kawasan Jalan Pantai Dewi Pantai Slamaran, Selasa 29 November 2022 pagi. 

Bayi malang itu, kali pertama ditemukan oleh warga setempat, yang mendengar suara tangisan bayi dari semak-semak. Setelah dicari, bayi yang masih hidup itu dalam kondisi terbungkus karung yang bercampur dengan sampah bekas makanan dan snack

 

Editor: Yanuar Oky Budi Saputra

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB
X