Belajar dari Kasus Camat, Sekda Ingatkan ASN Hati-Hati 

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:27 WIB
WIDODO JOKO MULYONO (SM/Cessnasari) (Cessnasari)
WIDODO JOKO MULYONO (SM/Cessnasari) (Cessnasari)

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak empat camat di Kabupaten Tegal pada Senin (2/8) pagi hari memenuhi panggilan Polres Tegal untuk memberikan keterangan terkait aduan masyarakat tentang  foto dan video para camat yang diduga melanggar protokol kesehatan. 

Mereka dipanggil sebagai saksi dan  menjalani pemeriksaan di ruang Unit II Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal. 

Ditemui usai menjalani pemeriksaan, Camat Lebaksiu yang juga Ketua Forum Komunikasi Camat Kabupaten Tegal Mochamad Dhomiri menyampaikan, pihaknya telah memberikan keterangan kepada tim penyidik terkait kegiatan yang dilakukan para camat pada hari kejadian.  

“Secara prinsip saya sudah memberikan keterangan sebenar-benarnya dan sejujur-jujurnya kepada tim penyidik. Atas nama pibadi dan dinas kami mohon maaf atas segala salah khilaf kami,” jelas Dhomiri didampingi tiga camat. 

Dhomiri menyebutkan,  foto bersama yang diikuti para camat merupakan acara spontanitas yang dilakukan pada 24 Juli 2021. 

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at melalui Kasatreskim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Khrisnanda menyampaikan, empat camat dipanggil sebagai saksi. 

Mereka dimintai keterangan  terkait dengan pengaduan masyarakat tentang dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Kantor Kecamatan Slawi. Aduan tersebut belum menyebutkan pihak terlapor. 

“Intinya dari pihak masyarakat melaporkan kepada petugas kepolisian, bahwa telah terjadi kegiatan yang diduga melanggar protokol kesehatan,” terang Dewa.

Setelah memanggil empat camat, pada Selasa (3/8) lalu, Polres Tegal memanggil 11 camat lainnya untuk dimintai keterangan terkait kegiatan yang diadukan warga.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

14 Camat Mendapat  Hukuman Disiplin Ringan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 19:44 WIB
X