432 Lansia dan Penyandang Disabilitas di Kota Pekalongan Akan Terima Bansos Permakanan

- Rabu, 16 November 2022 | 23:59 WIB
Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosyidi menjelaskan bantuan sosial permakanan pada Pertemuan Catur Pilar di Aula Kecamatan Pekalongan Timur, Selasa (15/11).
Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosyidi menjelaskan bantuan sosial permakanan pada Pertemuan Catur Pilar di Aula Kecamatan Pekalongan Timur, Selasa (15/11).

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 432 warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Kota Pekalongan akan menerima bantuan sosial (bansos) permakanan dari Kementerian Sosial.

Bansos permakanan tersebut akan didistribusikan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan mulai 1 Desember mendatang.

Kepala Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Yos Rosyidi menjelaskan, sebanyak 432 warga yang akan menerima bansos permakanan, meliputi 295 orang lansia keluarga tunggal. Selain itu, 137 orang penyandang disabilitas.

"Dari ratusan penerima manfaat bantuan ini, sudah dilakukan verifikasi dan validasi. Memang ada beberapa data sasaran penerima yang meninggal dunia atau menolak karena keluarganya masih mampu," kata Yos saat membuka Pertemuan Catur Pilar di Aula Kecamatan Pekalongan Timur, Selasa (15/11).

Yos menjelaskan, bantuan yang akan diberikan berupa makanan untuk dua kali makan yakni pagi dan siang. Namun diberikan dalam satu kali hantaran. Menurut Yos, menu makanan yang akan diberikan sudah memiliki standar dari Kementerian Sosial. Menu makanan tersebut juga telah dikonsultasikan dengan ahli gizi dan ahli kesehatan.

Dalam pelaksanaannya nanti di masing-masing kecamatan, bantuan makanan akan disalurkan oleh kelompok masyarakat (Pokmas). "Nilai bantuan menu makanan yang dibagikan per hari senilai Rp21.000 yang akan berlangsung selama satu bulan. Tugas kecamatan nanti akan membentuk Pokmas yang akan mengelola bantuan makanan ini," sambungnya.

Sementara itu, Camat Pekalongan Timur, Darminto menjelaskan, berdasarkan pendataan, di Kecamatan Pekalongan Timur tercatat ada 107 lansia dan penyandang disabilitas yang sesuai dengan kriteria. Yaitu hidup sendiri dan masuk dalam kategori tidak mampu.

"Di wilayah kami, memang ada beberapa yang menolak karena pihak keluarga merasa masih mampu memberikan bantuan makanan. Sehingga nanti akan kami carikan penggantinya," kata Darminto.

Terkait pembentukan Pokmas, pihaknya akan berkoordinasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan kader PKH. "Anggota Pokmas nanti dari unsur masyarakat, seperti kader PKK, dan remaja," terangnya.

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB
X