13.000 Rumah Tangga Miskin di Kota Pekalongan Diusulkan Dapat STB Gratis

- Kamis, 3 November 2022 | 15:50 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan Arif Karyadi Suaramerdeka-pantura.com/ Dokumen
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan Arif Karyadi Suaramerdeka-pantura.com/ Dokumen

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 13.000 masyarakat yang masuk kategori rumah tangga miskin di Kota Pekalongan diusulkan menerima bantuan set top box (STB) gratis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Bantuan STB akan diberikan untuk kelancaran program migrasi siaran televisi analog ke televisi digital atau Analog Switch Off (ASO).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan, Arif Karyadi menjelaskan, Kominfo telah menghentikan siaran TV analog pada Rabu (2/11) pukul 24.00. Penghentian siaran televisi analog berlaku di 222 titik, termasuk Jawa Tengah dan Jabodetabek. Penerapannya akan diperluas secara bertahap.

Terkait hal ini, Pemerintah pusat sudah mengirimkan surat ke Pemkot Pekalongan untuk menyerahkan daftar calon penerima bantuan STB gratis bagi masyarakat miskin dalam bentuk Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

“Kami telah mengirimkan data usulan 13.000 kepala keluarga yang dianggap tepat menerima bantuan STB ke Kementerian Kominfo," terang Arif, Kamis (3/11).

STB adalah alat untuk mengonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara agar dapat ditampilkan di televisi analog. Dengan alat ini, masyarakat tetap dapat menggunakan televisi analog untuk menangkap siaran televisi digital.

Untuk mendukung migrasi siaran televisi analog, pemerintah mulai mendistribusikan STB sejumlah 1.055.360 unit kepada rumah tangga miskin secara nasional. Arif mengatakan, dari 13.000 rumah tangga miskin yang diusulkan tersebut, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah penerima yang bisa diakomidir oleh Kementerian Kominfo.

"Keputusan Kominfo nanti turunnya berapa, kami belum mengetahuinya," tambahnya.

Sementara itu, Arif berharap kepada masyarakat yang masuk kategori mampu untuk bisa segera menyesuaikan kebijakan migrasi ke televisi digital. Jika televisi di rumahnya masih menggunakan televisi analog, masyarakat bisa membeli STB dengan berbagai merk. Harganya berkisar antara Rp 125.000 hingga Rp250.000.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB
X