Kasus Gagal Ginjal Akut Belum Ditemukan di Kota Pekalongan

- Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:17 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto. www.suaramerdeka-pantura.com/ Dokumen
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto. www.suaramerdeka-pantura.com/ Dokumen

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto mengatakan kasus gagal ginjal misterius akut pada anak belum ditemukan di Kota Pekalongan.

“Kasus gagal ginjal akut belum ditemukan di Kota Pekalongan. Jika ada kasus ini, akan dilakukan penelitian edimologi dan segera ditangani,” terang Budiyanto saat ditemui di Kecamatan Pekalongan Utara, Selasa (25/10).

Sejak akhir Agustus 2022, Kementerian Kesehatan dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menerima laporan peningkatan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal atau acute kidney injury (AKI)  yang tajam pada anak, utamanya di bawah usia lima tahun. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga Senin (24/10), terdapat 251 kasus gagal ginjal akut yang berasal dari 26 provinsi.

Untuk mencegah dan deteksi dini gangguan ginjal akut pada anak, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan mengimbau tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan untuk sementara tidak meresepkan atau memberikan obat dalam bentuk cair/sirup yang belum dinyatakan aman oleh BPOM dan Kementerian Kesehatan.

“Kami mengimbau tenaga kesehatan untuk sementara tidak meresepkan obat sediaan cair atau sirup terlebih dahulu untuk pencegahan,” sambungnya.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan juga juga ke apotek-apotek untuk mengimbau agar tidak menjual sirup yang belum dinyatakan aman oleh BPOM dan Kementerian Kesehatan. “Ini bukan sidak (inspeksi mendadak), tetapi sebatas imbauan,” sambungnya.

Lebih lanjut Budiyanto menjelaskan, Kementerian Kesehatan dan BPOM terus melakukan kajian atas jenis obat obatan sirup. Menurutnya, Kementerian Kesehatan telah merilis daftar obat sirup yang bisa digunakan oleh masyarakat khususnya untuk anak-anak.

"Kementerian Kesehatan juga menyampaikan bagaimana petunjuk pengggunaan obat sediaan cair sirup pada anak pada pencegahan gangguan ginjal akut progresif tipikal,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, lanjut Budiyanto, sudah meneruskan informasi dari Kementerian Kesehatan tersebut kepada masyarakat. Budiyanto berpesan kepada para tenaga kesehatan untuk mematuhi ketentuan Kementerian Kesehatan.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB
X