Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras Diresmikan, Pengunjung Diharapkan Semakin Ramai

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:55 WIB
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin meninjau kios pedagang di Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras usai diresmikan, Senin (24/10). www.suaramerdeka-pantura.com/ Dokumen
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin meninjau kios pedagang di Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras usai diresmikan, Senin (24/10). www.suaramerdeka-pantura.com/ Dokumen

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com – Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras diresmikan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin, Senin (24/10) sore. Setelah diresmikan, Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras diharapkan semakin ramai pengunjung.

Wali Kota mengatakan, selama dua bulan para pedagang direlokasi dari Alun-alun ke Pasar Kuliner dan Fesyen Sugihwaras, Pemkot Pekalongan terus memantau keramaian lokasi baru tersebut.

"Kami pantau dari awal, keramaian di kios kuliner sudah oke karena mereka sudah punya pelanggan tetap. Mudah-mudahan ini ikhtiar bersama untuk menghidupkan Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras," paparnya.

Menurutnya, secara keseluruhan, operasional Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras sudah berjalan dengan baik. Beberapa masukan dari pedagang akan segera ditindaklanjuti untuk pembenahan agar pasar baru tersebut semakin ramai dikunjungi masyarakat. Di antaranya akses masuk dan keluar kendaraan perlu dibuatkan jalur berbeda. Selain itu, satu kios di pojok milik pedagang tidak bisa digunakan untuk berjualan karena aksesnya tertutup oleh meja dan sebagainya.

“Tinggal bagaimana konsistensinya dan upaya kita bersama supaya masyarakat bisa tahu lokasi ini dan ikut meramaikan pusat kuliner dan fesyen di sini. Kami  minta youtuber dan vlogger untuk membuat konten di sini. Medsos harus jalan dan mudah-mudahan di tempat baru ini, dagangan mereka bisa ramai," harapnya.

Pasar Sugihwaras berada di Jalan dr Cipto, menempati lokasi yang sebelumnya dikenal masyarakat sebagai Pasar Senggol. Pedagang Pasar Senggol direlokasi ke Pasar Kuripan pada 2019-2020. Kemudian, di lokasi tersebut dibangun Pusat Kuliner dan Fashion Sugihwaras untuk memfasilitasi para pedagang di Alun-Alun Kota Pekalongan untuk berjualan agar tertata rapi.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Budiyanto menjelaskan, Pusat Kuliner dan Fesyen Sugihwaras dibangun secara bertahap di lahan Pemkot Pekalongan seluas 3.730 meter persegi.

“Pada tahap pertama, pembangunan dilaksanakan pada 2019 dengan anggaran senilai Rp 5,6 milliar. Pada tahap pertama, dibangun 47 kios kuliner dan 76 kios fesyen,” terangnya.

Sementara pembangunan tahap kedua dilanjutkan pada 2021 dengan anggaran sebesar Rp 6,2 milliar untuk membangun enam kios kuliner dan 134 kios fesyen. Sehingga total terbangun 53 kios kuliner dan 210 kios fesyen. Namun karena satu kios kuliner yang terletak di pojok tidak bisa digunakan, maka kios kuliner yang ditempati pedagang sebanyak 52 unit sesuai jumlah pedagang eksisting.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Imlek, Museum Batik Pamerkan Motif Kelengan

Jumat, 27 Januari 2023 | 15:02 WIB

Vaksinasi Covid 19 Terus Digalakkan di Kota Batik

Kamis, 26 Januari 2023 | 19:15 WIB

Penataan Alun-alun Kota Pekalongan Jadi Perhatian

Senin, 23 Januari 2023 | 19:00 WIB

Kini, Taman Wisata Laut Pasir Kencana Buka Lebih Pagi

Kamis, 19 Januari 2023 | 15:36 WIB

Objek PBB Kota Pekalongan Bertambah 10,6 Persen

Rabu, 18 Januari 2023 | 21:14 WIB
X