Pengembangan Desa Wisata di Brebes Terkendalan Kondisi Jalan Rusak

- Sabtu, 15 Oktober 2022 | 17:13 WIB
SOSIALISASI : Puluhan peserta tengah mengikuti sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Jejaring Desa Wisata di Kabupaten Brebes, yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI. (Bayu Setiawan )
SOSIALISASI : Puluhan peserta tengah mengikuti sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Jejaring Desa Wisata di Kabupaten Brebes, yang dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Komisi X DPR RI. (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Pengembangan desa wisata di Kabupaten Brebes hingga saat ini masih mengalami sejumlah terkendala. Salah satunya, kondisi jalan menuju lokasi wisata yang mengalami kerusakan parah.

Hal itu membuat wisatawan enggan berkunjung, walaupun kualitas pengelolaan desa wisata terus dimaksimalkan.

Direktur Pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Wawan Gunawan mengatakan, salah satu kendala utama dalam pengembangan desa wisata adalah kondisi infrastruktur jalan yang rusak.

Kondisi jalan sebagai akses ke lokasi wisata di berbagai daerah banyak yang mengalami kerusakan. Sehingga diperlukan sinergi pihak-pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Baca Juga: Belasan Hari Warga Pekalongan ini Hidup di atas Pohon

"Harus ada sinergi antara Dinas Pariwisata dan PU. Bahkan, sinergi ini harus dibangun dengan berbagai pihak, untuk memenuhi apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan desa wisata," kata Wawan Gunawan saat Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Jejaring Desa Wisata di Kabupaten Brebes, Selasa (11/10/2022).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih mengatakan, dalam upaya membangkitkan sektor wisata, setelah pandemi Covid-19, DPR telah membentuk Panja Pemulihan Wisata.

Di sisi lain, saat ini telah terjadi perubahan paradigma di sektor wisata. Dimana, desa menjadi sasaran kujungan wisata, sehingga muncullah desa wisata.

Itu karena wisatawan datang bukan hanya sebatas rekreasi, tetapi butuh keamanan dan kenyamanan. "Desa wisata ini, sekarang memang menjadi fokus pengembangan wisata di Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Seribu Puisi Anak SMP untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Diakui dia, potensi wisata di Brebes memang luar biasa, termasuk desa wisata yang saat ini dikembangkan. Bahkan, potensi wisata yang dimiliki Brebes ini tidak kalah di manca negara.

Namun potensi itu belum terangkat karena alokasi anggaran untuk pengembangan yang dikucurkan masih kecil. Ha itu terjadi dari tingkat pusat dan daerah.

Di pusat misalnya, dari total APBN sebesar Rp 3.000 triliun, yang dialokasikan di Kementerian Pariwisata baru Rp 3,7 triliun.

"Ini kan masih sangat jauh. Sektor wisata ini sebenarnya menjadi penopang devisa terbesar melebih devisa dari minyak dan batubara. Kalau sektor wisata ingin menjadi tulang punggung ekonomi mestinya alokasi dananya diperbesar. Kami Komisi X DPR sudah mendorong pemerintah terkait ini," ungkapnya.

Baca Juga: Tunggakan PBB-P2 Tembus Rp 2,39 M, Penagihan Pemkab Brebes Gandeng Kejaksaan

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

6 Pelaku Pemerkosaan ABG di Brebes Diringkus

Rabu, 18 Januari 2023 | 17:51 WIB

460 Anak di Brebes Positif TBC

Rabu, 11 Januari 2023 | 23:16 WIB

Komisi IV DPRD Sidak Bangunan Sekolah Rusak

Rabu, 21 Desember 2022 | 16:40 WIB

Lord Rangga, 'Sang Pemimpin Dunia III' Tutup Usia

Jumat, 9 Desember 2022 | 03:04 WIB
X