Fashion on The Truck Meriahkan Pekan Batik Nusantara di Pekalongan

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:54 WIB
CATWALK: Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin melakukan catwalk bersama istri pada Fashion on The Truck dalam rangkaian Pekan Batik Nusantara (PBN) di kawasan Budaya Jetayu, Rabu (5/10) malam. (dok)
CATWALK: Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin melakukan catwalk bersama istri pada Fashion on The Truck dalam rangkaian Pekan Batik Nusantara (PBN) di kawasan Budaya Jetayu, Rabu (5/10) malam. (dok)

 

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com – Fashion on The Truck memeriahkan Pekan Batik Nusantara (PBN) yang diselenggarakan Pemkot Pekalongan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Rabu (5/10) malam.

Pada acara yang berlangsung di kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekalongan melakukan catwalk di atas bak truk muatan barang yang dijadikan sebagai panggung catwalk.

Tidak melenggangkan kaki  sendiri, Wali Kota ditemani istri yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan, Inggit Soraya. Setelah itu, secara bergantian, Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin, Ketua DPRD Kota Pekalongan M. Azmi Basyir, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi dan Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizki Aditya, melakukan catwalk. Mereka juga tampil bersama istri.

Tidak hanya mereka, kepala OPD Pemkot Pekalongan dan para pegiat batik tak ketinggalan melakukan catwalk di atas bak truk.  Selain itu, desainer dan UKM binaan Desainer Mode Kota Pekalongan (Desmoka) juga menampilkan karya-karyanya pada gelaran Fashion on The Truck malam itu.

Wali Kota mengatakan, Fashion on The Truck digelar untuk meramaikan PBN. “Acara ini untuk senang-senang dan berpartisipasi meramaikan rangkaian Pekan Batik Nusantara dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional (HBN) tahun ini,” kata dia.

Ia mengaku telah berlatih sebelum tampil pada malam itu. “Ini baru pertama kali saya dan Forkopimda tampil menjadi model fashion show dadakan di depan umum. Kemarin, saya sudah latihan dan berusaha tampil terbaik di depan umum,” paparnya.

Sementara itu, Inggit berharap, Fashion on The Truck malam itu dapat memperkenalkan dan mempromosikan Kota Pekalongan sebagai pusat batik dunia, sekaligus sebagai penggerak roda perekonomian masyarakat khususnya di sektor batik, pariwisata dan kuliner.

Fashion show tersebut, harapannya bisa menjadi sarana untuk menghidupkan ekonomi kreatif pada sektor kerajinan dan kesenian rakyat (craft and folk art) sebagaimana predikat yang disematkan UNESCO kepada Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif UNECO sejak 2014 lalu.

"Kami berharap, perkembangan usaha batik saat ini mampu menjadi penggerak kegiatan ekonomi kerakyatan yang berbasis kearifan lokal dan kebudayaan. Jika sektor batik semakin maju, niscaya sektor-sektor lain seperti kuliner, budaya, dan pariwisata yang ada di Kota Pekalongan juga akan semakin terangkat," terangnya.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

PPID Kota Pekalongan Lolos Uji Publik KIP

Rabu, 23 November 2022 | 22:43 WIB
X