Milineal Batursari Dilatih Menjadi Barista

- Kamis, 29 Juli 2021 | 14:40 WIB
PELATIHAN BARISTA Kalangan milineal mengikuti pelatihan Barista di PKBM Ulul Albab Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Brebes., foto/ Teguh Inpras Tribowo
PELATIHAN BARISTA Kalangan milineal mengikuti pelatihan Barista di PKBM Ulul Albab Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Brebes., foto/ Teguh Inpras Tribowo

BREBES,suaramerdeka-pantura.com- Desa Batursari, Kecamatan Sirampog, Brebes, merupakan salah satu penghasil kopi lokal jenis Arabika.

Agar kopi yang dihasilkan menjadi minuman yang nikmat, dibutuhkan keterampilan barista atau meracik kopi. Dengan demikian, kopi lokal Kabupaten Brebes ini bisa sejajar dengan kopi kopi nusantara lainnya.

Hal itu menjadi salah satu alasan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Ulul Albab, menggelar Pelatihan Barista, Rabu (28/7)."Menyeduh kopi butuh keterampilan khusus seorang barista. Inilah mengapa pelatihan ini digelar," kata Ketua PKBM Ulul Albab, Saefulloh.

Dijelaskan Saefulloh, pelatihan barista ini merupakan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) yang dilaksanakan bersama Direktorat Khusus dan Pelatihan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo 2020 : Di Semi Final, Ahsan-Hendra Ditantang Lee yang/Wang Chi-Lin dari Taiwan.

Pelatihan dibuka oleh Kabid PNFI Dindikpora Kabupaten Brebes, Imam. Pesertanya ada 30 orang. Kebanyakan dari kalangan milineal. Mereka diberi pengetahuan tentang mengenal karakter dan penyajian kopi secara profesional.”Pematerinya berasal dari pelaku usaha kopi, kedai kopi dan perbankkan,” kata Saefulloh.

Lewat pelatihan ini, milineal di Desa Batursari diharapkan bisa mengembangkan potensi kopi yang dimilikinya sebagai peluang usaha."Prospek usaha kedai kopi masih terbuka lebar. Apalagi minum kopi sudah menjadi gaya hidup kaum milineal saat ini," katanya.

Perwakilan Pemdes Batursari, Sumadi, mengatakan, kopi Batursari sudah dipasarkan ke kedai-kedai kopi di Kabupaten Brebes. Jika dikelola dengan baik, Sumedi optimistis kopi Batursari bisa bersaing di pasaran kopi nasional.”Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kualitas pada hasil produksi kopi sehingga tidak kalah saing dengan produk kopi dari daerah lain,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Ahmad (20), senang mengikuti pelatihan.”Sudah lama saya ingin menjadi peracik kopi yang profesional,” ujarnya. Dia mengaku akan membuka kedai kopi kecil-kecilan selepas pelatihan.”Saya ingin mengangkat kopi Batursari sejajar dengan kopi-kopi nusantara lainnya,” kata dia.

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

Jasa Raharja Menjamin Korban Laka Karambol di Bumiayu

Jumat, 13 Agustus 2021 | 18:08 WIB

Milineal Batursari Dilatih Menjadi Barista

Kamis, 29 Juli 2021 | 14:40 WIB

Terpopuler

X