Kesulitan Solar, Tiga Pekan Nelayan Kaliwlingi Tak Melaut

- Jumat, 30 September 2022 | 03:45 WIB
BERSANDAR - Puluhan kapal nelayan Desa Kaliwlingi terpaksa bersandardi sepanjang alur sungai karena kesulitan solar untuk melaut. (Bayu Setiawan )
BERSANDAR - Puluhan kapal nelayan Desa Kaliwlingi terpaksa bersandardi sepanjang alur sungai karena kesulitan solar untuk melaut. (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Ratusan nelayan di Desa Kaliwingi Kecamatan Brebes, Jawa Tengah sudah tak melaut sekitar tiga pekan terakhir. Itu karena mereka kesulitan mendapatkan solar, menyusul terkendala mekanisme pembelian solar bersubsidi sebagai modal dasar melaut.

Padahal, para nelayan kecil tersebut sudah mengantongi rekomendasi pembelian solar dari Dinas Perikanan Kabupaten Brebes. Kendati demikian, mereka diharuskan membeli langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

Sedangkan pembelian solar bersubsidi dibatasi hanya 50 liter per hari bagi setiap nelayan dan antreannya panjang.

Baca Juga: Diguyur Hujan Rumah Caslim Roboh

Ketua Paguyuban Nelayan Kaliwlingi Kalicogo Daryono mengatakan, makin sulitnya membeli solar bersubsidi sudah dirasakan nelayan sejak penyesuaian harga BBM. Bahkan, sudah 21 hari terakhir, sekitar 300 nelayan Kaliwlingi tidak melaut.

Alasannya, sulit mendapatkan solar. Jika beli jarak tempuh ke SPBN Kluwut butuh waktu 1 jam. Itu belum termasuk antrean, dan jam pelayanan yang buka pukul 08.00 pagi hingga 16.00. Sedangkan, aktivitas melaut harus berangkat subuh dan baru pulang maghrib.

"Rekomendasi dari Dinas Perikanan memang mudah, tapi teknis pembeliannya yang tidak boleh diwakilkan. Padahal, banyak nelayan kerepotan armada angkutnya," ungkap dia, Kamis (29/9/2022)

Menurut dia, dengan kapasitas kapal rata-rata 3 Gross Ton (GT), ratusan nelayan kecil mengaku bingung dan nihil pemasukan. Padahal perekonomian masyarakat nelayan Kaliwlingi hanya mengandalkan hasil melaut.

Baca Juga: Menikmati Staycation Akhir Pekan di Hotel Santika Pekalongan

Harapannya pemerintah memberikan kebijakan yang memihak nelayan. Jika ada oknum yang melanggar aturan pembelian solar bersubsidi, silahkan disanksi tapi jangan dipukul rata.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

X