Polisi Tetapkan Dua Orang Tersangka, Kasus Penganiayaan Oknum Ormas Versus Kontraktor

- Rabu, 21 September 2022 | 18:01 WIB
KONFERENSI PERS : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, didampingi Kasatreskrim AKP Ahmad Masdar Tohari, menyampaikan konferensi pers terkait kasus dugaan penganiayaan, Rabu (21/9). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)
KONFERENSI PERS : Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, didampingi Kasatreskrim AKP Ahmad Masdar Tohari, menyampaikan konferensi pers terkait kasus dugaan penganiayaan, Rabu (21/9). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Dua orang terduga pelaku penganiayaan dalam kasus video viral antara oknum anggota ormas versus kontraktor di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya harus mendekam di 'hotel prodeo', dan dijerat Pasal KUHP 170 tentang Kekerasan dan Pasal 351 tentang Penganiayaan, dengan ancaman kurungan penjara maksimal lima tahun.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi, dalam konferensi pers, Rabu (21/9) menjelaskan, dalam kasus video viral dimaksud, polisi telah menetapkan dua orang tersangka terduga pelaku penganiayaan. Satu tersangka berinisial DO (45) warga Kampung Baru Panjang Wetan Kota Pekalongan dan T (36) warga Buaran Pekalongan Selatan, dengan korban Maulana (40). Dijelaskan, dugaan penganiayaan itu, dilatarbelakangi adanya mis komukasi, sehingga menimbulkan ketersinggungan. Kemudian mereka janjian bertemu di Lapangan Mataram, dan sempat terjadi percek-cokan.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Oknum Anggota Ormas Versus Kontraktor, Terduga Pelaku Ditangkap

Selang berapa lama, tersangka DO menendang korbannya di bagian alat vital. Sementara, tersangka T turut menendang dari arah belakang. Selanjutnya, kedua tersangka berhasil diamankan. Disinggung terkait motifnya, Kapolres menyatakan motifnya adanya  mis komunikasi, dan keduanya saling menantang. "Motifnya pastinya, masih didalami, yang jelas diantara mereka terjadi ketersinggungan," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, video dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah oknum anggota ormas di Kota Pekalongan, di area Lapangan Mataram Kota Pekalongan, sempat viral di media sosial. Polisi akhirnya mengamankan sejumlah terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut, Senin (19/9) malam. Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi melalui Kasatreskrim, AKP Ahmad Masdar Tohari menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengamankan beberapa orang. Dan satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan beberapa orang lainnya masih berstatus saksi.

Editor: Yanuar Oky Budi Saputra

Tags

Terkini

Hendak Berlayar Jadi ABK, Pelaku Penusukan Ditangkap

Jumat, 23 September 2022 | 17:03 WIB

Perhutani Salurkan Bantuan Pinjaman Rp 135 Juta

Jumat, 23 September 2022 | 16:50 WIB
X