30 Anak Yatim Terima Bantuan Biaya Pendidikan dari LPU WisAji

- Minggu, 18 September 2022 | 14:56 WIB
MENYERAHKAN: Ketua LPU WisAji Eddywan menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada anak yatim di Gedung Yayasan KH. Abdul Ghafar Ismail, Sabtu (17/9). Foto: (suaramerdeka-pantura.com/Isnawati) (Isnawati)
MENYERAHKAN: Ketua LPU WisAji Eddywan menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada anak yatim di Gedung Yayasan KH. Abdul Ghafar Ismail, Sabtu (17/9). Foto: (suaramerdeka-pantura.com/Isnawati) (Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Sebanyak 30 anak yatim menerima bantuan biaya pendidikan dari Lembaga Peduli Umat (LPU) Wisata Religi (WisAji) Kota Pekalongan. Bantuan biaya pendidikan untuk anak yatim diserahkan di Gedung Yayasan KH. Abdul Ghafar Ismail, Sabtu (17/9).

Ketua Pelaksana Penyerahan Bantuan Biaya Pendidikan LPU WisAji Kota Pekalongan Riyanto DC menjelaskan, bantuan biaya pendidikan diperuntukkan bagi siswa SD, SMP dan SMA. Mereka tersebar di empat kecamatan.

“Jenjang yang kami fasilitasi adalah kelas 6 SD, kelas 3 SMP dan kelas 3 SMA, mengingat kelas 3 ini titik rawan. Kadang orang tua tidak ada biaya sehingga anak tidak bisa meneruskan sekolah,” terangnya.

Menurut Riyanto, bantuan biaya pendidikan tersebut merupakan program baru LPU WisAji Kota Pekalongan. “Alhamdulillah, ketika kami mulai bulan Agustus, berkat ridlo Allah, aghniya (orang kaya) yang membantu cukup banyak. Sehingga terkumpul dana sekitar Rp 50 juta,” paparnya.

Ketua LPU WisAji Kota Pekalongan Eddywan menambahkan, karena program baru, untuk saat ini bantuan biaya pendidikan difokuskan pada anak yatim di tingkat terakhir setiap jenjang pendidikan. “Mudah-mudahan ke depannya bisa sampai tuntas. Artinya, mulai dari SD sampai perguruan tinggi,” jelasnya.

Susmiati, orang tua salah seorang siswa bersyukur anaknya menerima bantuan biaya pendidikan dari LPU WisAji hari itu. Zahrotul Jannah, anak Susmiati, duduk di kelas 3 SMP Muhammadiyah.

Bantuan biaya pendidikan yang diterima anaknya sangat berarti baginya. Sejak suaminya meninggal, Susmiati menjadi tulang pungggung keluarga. Ia berjualan buah berkeliling menggunakan gerobak dorong.

“Alhamdulillah, bantuan ini bisa membantu saya membayar biaya sekolah anak saya selama sepuluh bulan ke depan. Setiap bulan, anak saya harus membayar Rp 170.000,” terang warga Kramatsari, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat.

Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zaenul Hakim, Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan Sutarno serta perwakilan guru dan orang tua siswa.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Hendak Berlayar Jadi ABK, Pelaku Penusukan Ditangkap

Jumat, 23 September 2022 | 17:03 WIB

Perhutani Salurkan Bantuan Pinjaman Rp 135 Juta

Jumat, 23 September 2022 | 16:50 WIB
X