Bupati Batang Minta Pembagian BST Harus Terapkan Prokes Ketat

- Selasa, 27 Juli 2021 | 19:27 WIB
TINJAU PEMBAGIAN BST: Bupati Batang Wihaji, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, dan Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra saat meninjau pembagian BST, di Desa Donorejo, Limpung. (SM/Arif Suryoto) (Arif Suryoto)
TINJAU PEMBAGIAN BST: Bupati Batang Wihaji, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, dan Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra saat meninjau pembagian BST, di Desa Donorejo, Limpung. (SM/Arif Suryoto) (Arif Suryoto)

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Bupati Batang Wihaji meminta agar pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi Kelompok Penerima Manfaat (KPM) harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Itu agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

Apabila prosedur pembagiannya sesuai aturan, langkah selanjutnya penerapan disiplin prokes. Sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

"Kami melihat proses pembagian BST di Desa Donorejo, Limpung bisa menjadi percontohan desa-desa lain."

"Hanya perlu tambahan di meja agar dipasang pembatas mika karena petugas berhadapan dengan penerima, balpoin dipakai bergantian maka mencuci tangan sebelum tanda tangan," tandas Bupati Wihaji usai meninjau pembagian BST, di Desa Donorejo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Selasa (27/7/2021) siang.

Baca Juga: Sejumlah Nakes Puskesmas Paguyangan Terpapar Covid-19, Layanan Rawat Inap Ditutup

Dalam kunjungan itu, Bupati bersama Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka, Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra, dan didampingi Camat Limpung Dwi Riyanto,serta Kapolsek AKP Yorissa.

Wihaji menegaskan, PT Pos Indonesia maupun kecamatan sebagai penyelenggara masih memiliki waktu untuk melakukan perbaikan menerapkan prokes yang lebih ketat.

Khususnya penambahan plastik mika di meja petugas yang berhadapan dengan penerima.

Untuk beberapa aspek lainnya sudah memenuhi standar protokol kesehatan.Warga yang mencairkan BST semua memakai masker, sebelum masuk mencucui tangan dengan sabun, dan tempat duduknya diberi jarak satu meter.

Baca Juga: Hasil Pantuan Catur Andriansah, Obat Terapi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan Kosong

"Dari beberapa evaluasi hari ini, diharapkan tidak terjadi penularan Covid-19 saat kegiatan pembagian BST. Dengan bantuan yang diberikan bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa penerapan PPKM Level 4,” pungkasnya,'' tandas Bupati.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kantor UPP Batang Gelar Program Padat Karya

Senin, 13 September 2021 | 17:59 WIB
X