Dukung Pelaksanaan Perma No. 3 Tahun 2022, Peradi Pekalongan Siapkan Empat Ruang Virtual

- Kamis, 15 September 2022 | 22:20 WIB
SOSIALIASI : Ketua PN Pekalongan, Dr H Salman Alfarasi SH MH, menyampaikan sosialisasi Perma No 3 Tahun 2022 tentang Mediasi Elektronik disela-sela RAC I DPC Peradi Pekalongan di Meeting Room Resto Sego Dalem Pekalongan, Kamis (15/9). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)
SOSIALIASI : Ketua PN Pekalongan, Dr H Salman Alfarasi SH MH, menyampaikan sosialisasi Perma No 3 Tahun 2022 tentang Mediasi Elektronik disela-sela RAC I DPC Peradi Pekalongan di Meeting Room Resto Sego Dalem Pekalongan, Kamis (15/9). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat (DPC Peradi) Pekalongan mendukung pelaksanaan Peraturan Mahkah Agung (Perma) No. 3 Tahun 2022 tentang Mediasi Elektronik. Wujud dukungan itu salah satunya, Peradi Pekalongan menyediakan empat tempat ruang virtual dengan berbagai sarana pendukungnya, sehingga keberadaanya dapat digunakan anggota Peradi dalam melaksanakan Mediasi Elektronik.

Demikian disampaikan Ketua DPC Peradi Pekalongan, H Arif NS SH MH, ditemui disela-sela sosialisasi Perma No. 3 Tahun 2022 tentang Mediasi Elektronik yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan, Dr H Salman Alfarasi SH MH, disela-sela Rapat Anggota Cabang (RAC) I DPC Peradi Pekalongan di Meeting Room Resto Sego Dalem Kota Pekalongan, Kamis (15/9).

Baca Juga: DPC Peradi Pekalongan, Batang dan Tegal Resmi Dilantik

"Peradi Pekalongan akan segera mempersiapkan empat tempat ruang virtual. Pertama di Doro, kemudian di Kajen dan di Kota Pekalongan ada dua tempat. Ini untuk memudahkan bagi teman-teman yang belum siap tempat virtualnya, maka kita sediakan. Itu dengan harapan, mempermudah anggota DPC Peradi Pekalongan, ketika melaksanakan mediasi secara virtual," terang H Arif NS SH MH, didampingi Sekretaris DPC Peradi Pekalongan, Damirin SH. Terkait kesiapan itu, lanjut dia, juga menjadi pembahasan dalam RAC I, disamping membahas program-program kerja lainnya.

Arif NS menambahkan, diterbitkannya perma dimaksud, diakui semakin mempermudah, ketika proses mediasi. Apalagi, terhadap orang-orang yang secara usia sudah lanjut, mereka dapat mengikuti mediasi secara langsung. Oleh sebab itu, diharapkan ada solusi, sehingga tidak sampai masuk ke pokok perkara, ada perdamaian diantara keduanya yang berperkara.

Sementara, Ketua PN Pekalongan, Dr H Salman Alfarasi SH MH menjelaskan, saat ini MA sudah berbenah, salah satunya dengan menerbitkan Perma No. 3 Tahun 2022 tentang Mediasi Elektronik. Itu dengan semangat sebagai sarana untuk mempermudah dalam beracara.


"Misalnya di wilayah Kajen, maka tidak perlu lagi datang ke pengadilan. Cukup di Kajen disiapkan tempat ruang virtual, disitulah mediasi dapat dilakukan secara virtual, dan diharapkan ada win-win solution bagi mereka yang berperkara," terang Salman Alfarasi, yang hadir didampingi M Dede Idham SH, hakim PN Pekalongan. Pihaknya berharap, paska diterbitkannya perma tersebut, dapat didukung oleh semua pihak, sehingga akses kemudahan dapat dilaksanakan dengan baik.

Disinggung terkait kesiapan pelaksanaan Perma No. 3 Tahun 2022, menurutnya PN Pekalongan sudah siap. Bahkan, selama ini persidangan sudah dilakukan secara elektronik, baik perkara pidana maupun perdata. Menurutnya, tinggal Peradi Pekalongan, untuk mendukung hal dimaksud, dapat menyiapkan sarana dan prasarana pendukungnya.

"Alhamdulillah, saya dengar, Peradi Pekalongan akan menyiapkan empat tempat ruang virtual," imbuhnya. Dalam pelaksanannya, Perma No. 3 Tahun 2022, Ketua Majelis menawarkan kepada pihak yang hadir, apakah akan dilakukan mediasi secara elektronik? Instrumen mediasi secara elektronik dan foto para pihak dikumpulkan ke administrator untuk dipakai pada aplikasi. Pada prinsipnya, MA memberikan kemudahan bagi para pencari keadilan. 

 

Halaman:

Editor: Yanuar Oky Budi Saputra

Tags

Terkini

Ibarat Emas Hitam, Sampah Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Minggu, 13 November 2022 | 11:35 WIB
X