Warga Mintaragen di Kota Tegal Keluhkan Debu dan Suara Bising

- Rabu, 14 September 2022 | 01:31 WIB
Warga RW 10 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, mengikuti audiensi bersama DPRD Kota Tegal, terkait aktivitas sebuah pabrik obat nyamuk yang menimbulkan suara bising dan partikel debu sisa produksi. (Haikal Adithya )
Warga RW 10 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, mengikuti audiensi bersama DPRD Kota Tegal, terkait aktivitas sebuah pabrik obat nyamuk yang menimbulkan suara bising dan partikel debu sisa produksi. (Haikal Adithya )

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Sejumlah warga di lingkungan RW 10 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, mendatangi Gedung DPRD Kota Tegal, untuk melakukan audiensi terkait aktivitas sebuah pabrik obat nyamuk yang lokasinya tidak jauh di tempat tinggal mereka.

Diketehui, rumah-rumah warga kerap kotor dipenuhi dengan debu yang diduga berasal dari sisa pembakaran pabrik. Tak hanya itu, mereka juga mengeluhkan suara bising dari pabrik saat malam hari, sehingga mengganggu waktu istirahat.

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin usai memimpin audiensi warga dengan pemilik pabrik mengatakan, pihaknya menerima aduan dari masyarakat yang mengeluhkan aktivitas di pabrik tersebut.

“Asap sisa pembakaran batu bara yang merupakan bahan bakar dibuang melalui cerobong masuk ke rumah-rumah warga melalui celah-celah genteng dan mengotori rumah. Truk-truk besar yang mengangkut bahan bakar itu juga menyebabkan jalan rusak,” kata Habib Ali, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Pelaku Usaha Parekraf Ikuti Workshop Pengelolaan Keuangan

Selain itu, kata Habib Ali, asap sisa pembakaran membuat napas terasa sesak. Adanya bangunan baru di sekitar pabrik yang diduga belum mengantongi izin juga bersinggungan langsung dengan bangunan warga.

Dari hasil audiensi, Habib Ali menyebut beberapa keluhan warga sudah ditindaklanjuti dan sebagian lainnya belum terealisasi. Pihaknya berharap, keluhan tersebut dapat segera diselesaikan dan pengelola pabrik dapat memberikan solusi yang bisa diterima warga.

Senada disampaikan Ketua RW 10 Kelurahan Mintaragen, Imam Khaerudin yang menyebut bahwa sebagian besar warga mengeluhkan suara bising setiap malam hari dan asap sisa pembakaran produksi.

Baca Juga: Masa Jabatan Habis 4 Desember 2022, DPRD Usulkan Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Brebes

“Partikel halus membuat kotor rumah warga yang berada di RT 01, 02, 03, 04, 07, 08, 10 dan 14. Kami berharap, cerobong pabrik dapat ditinggikan dan diperbaiki. Begitu pula dengan IPAL serta jalan yang rusak, karena menjadi akses keluar masuk kendaraan besar,” terangnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X