Nur Nadlifah Ajak Kader Fatayat NU Atasi Masalah Stunting

- Selasa, 13 September 2022 | 17:06 WIB
SOSIALISASI : Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB dari Dapil 9 Jateng, Nur Nadlifah, saat memberikan materi dalam sosialisasi program percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja BKKBN, di Gedung Widiatama, Desa Dukuhpayung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Minggu (10/9/2022). (SM/dok)
SOSIALISASI : Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB dari Dapil 9 Jateng, Nur Nadlifah, saat memberikan materi dalam sosialisasi program percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja BKKBN, di Gedung Widiatama, Desa Dukuhpayung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Minggu (10/9/2022). (SM/dok)

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB dari Dapil 9 Jateng, Nur Nadlifah, mengajak para kader Fatayat NU untuk bersama mengatasi masalah stunting serta kematian ibu dan anak di Kabupaten Brebes. Apalagi, masalah stunting, kematian ibu dan anak di Kota Bawang sangat tinggi, sehingga sangat rentan dengan kekerasan yang diterima ibu dan anak.

"Untuk itu, saya mengajak seluruh kader Fatayat NU untuk bersama-sama turun mengatasi persoalan-persoalan stunting dan kesehatan terhadap ibu dan anak," ujar Nur Nadlifah, saat memberikan sosialisasi program percepatan penurunan stunting bersama mitra kerja BKKBN, di Gedung Widiatama, Desa Dukuhpayung, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Minggu (10/9/2022).

Menurut dia, kondisi seperti itu menjadi tanggung jawab semua. Sehingga, ibu-ibu juga perlu memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak.

Baca Juga: Polres Tegal Bagikan Bansos Untuk Buruh Bangunan dan Tukang Becak

"Penanganan stunting harus dilaksanakan secara serius. Untuk itu, semua pihak juga harus berperan aktif mencegah stunting berdasarkan kemampuan dan keahlian masing-masing memberikan edukasi kepada masyarakat agar melakukan upaya-upaya pencegahan," ungkap Nur yang juga Ketua Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU Ketua 1 Bidang Organisasi, Pendidikan dan Kaderisasi.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Periode 1000 hari pertama kehidupan semestinya mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu pada tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang di masa depan.

"Perlu diketahui bersama, saat ini angka stunting di Kabupaten Brebes tertinggi se Jawa Tengah," pungkasnya.

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Lord Rangga, 'Sang Pemimpin Dunia III' Tutup Usia

Jumat, 9 Desember 2022 | 03:04 WIB
X