Warga Kabupaten Tegal Diimbau Sholat Idul Adha di Rumah

- Minggu, 18 Juli 2021 | 18:32 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal, Sukarno, foto/ Cessnasari
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal, Sukarno, foto/ Cessnasari

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah yang jatuh pada 20 Juli 2021 mendatang akan terasa berbeda dari tahun sebelumnya.

Dalam situasi pandemi Covid-19, guna menekan laju penularan Covid-19 di tanah air, pemerintah telah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai 3-20 Juli 2021, yang dalam perjalanannya diperpanjang hingga akhir Juli 2021.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tegal Sukarno menyampaikan, sesuai Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia nomor SE 17 Tahun 2021, penyelenggaraan malam takbiran di masjid atau mushala, takbir keliling , baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun dengan arak-arakan kendaraan.

Baca Juga: Reses, Bisri Romly Bagikan Kaos Gus Muhaimin Presiden 2024 dan Bantu Operasional DPC PKB Pemalang-Pekalongan

Kemudian, untuk shalat Hari Raya Idul Adha 1442 H di masjid atau mushala yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan atau tempat umum lainnya ditiadakan di seluruh kabupaten/kot dengan level asessment 3 dan 4 yang diterapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Di masa pandemi ini, penyelenggaraan sholat Idul Adha 1442 Hijriyah/2021 di lapangan, masjid atau mushola ditiadakan. Umat muslim diimbau melaksanakan sholat Idul Adha di rumah masing-masing,”terang Sukarno, Minggu (18/7).

Untuk pelaksanaan sholat Idul Adha di rumah, Kemenag Kanwil Provinsi Jateng telah menyusun naskah khutbah Idul Adha 1442 H dan video tata cara sholat Idul Adha di rumah. Naskah dan video ini telah disebarluaskan kepada masyarakat jauh hari sebagai panduan.

Baca Juga: Perataan Lahan di Margaayu Mendapat Dukungan Warga

Terkait penyembelihan hewan kurban , Sukarno menuturkan, pelaksanaannya harus sesuai dengan syariat Islam , termasuk kriteria hewan yang disembelih.

Untuk menghindari kerumunan di lokasi pelaksanaan kurban, maka penyembelihan hewan kurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni 11,12 dan 13 Dzulhijah.

Adapun pemotongan hewan kurban dilaksanakan d Rumah Pemotongan Hewan Ruminansia (RPH-R) atau dilakukan sesuai syariat dan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

14 Camat Mendapat  Hukuman Disiplin Ringan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 19:44 WIB

Terpopuler

X