Hindari Kerumunan, 14 Titik Lampu PJU Dipadamkan di Malam Hari

- Kamis, 15 Juli 2021 | 19:41 WIB
BLUSUKAN : Bupati Batang Wihaji (kanan), Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka, dan Dandim 0736 Letkol Arh Yan Eka Putra blusukan masuk ke luar kampung untuk memastikan warganya yang sedang isolasi mandiri, kesehatan dan makannya terjamin. (SM/Arif Suryoto) (Arif Suryoto)
BLUSUKAN : Bupati Batang Wihaji (kanan), Kapolres AKBP Edwin Louis Sengka, dan Dandim 0736 Letkol Arh Yan Eka Putra blusukan masuk ke luar kampung untuk memastikan warganya yang sedang isolasi mandiri, kesehatan dan makannya terjamin. (SM/Arif Suryoto) (Arif Suryoto)

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Bupati Batang Wihaji mengambil kebijakan mematikan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan. Pemadaman lampu itu bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat guna menekan penyebaran COVID-19.

Pemadaman dimulai pukul 20.00 - 06.00 WIB. Sementara itu komplek alun-alun dan menuju ke Pemkab disekat.

"Pemadaman lampu dan penyekatan jalan dilakukan sebagai salah satu ikhtiar untuk mengurangi pergerakan masyarakat. Lampu yang dipadamkan hanya penerangan jalan umum bukan rumah warga, salah satunya di alun-alun dan sekeliling."

"Saya meminta warga sebaiknya menggunakan waktu untuk di rumah saja,'' kata Wihaji usai memantau wilayah yang ada warganya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Wihaji bersama Kapolres AKBP Edwin Loiuis Sengka dan Dandim 0736 Letkol Arh Yan Eka Putra.

Baca Juga: Terlibat Peredaran Narkoba, Lima Pemuda Dibekuk Satresnarkoba

Dia menuturkan, ada 14 titik lokasi lampu PJU yang dipadamkan, di antaranya Alun-alun Batang, Alun-alun Limpung, Alun-alun Bawang, Area Pasar Bandar.

Jalan Yos Sudarso sampai dengan Pejangkaran, Jalan RE Martadinata sampai dengan Pejangkaran, Jalan Ahmad Yani sampai dengan Jalan Pemuda.

Jalan Jenderal Sudirman mulai simpang empat Kalisari sampai dengan batas kota di Gapura Selamat Datang di Kota Batang di Sambong, Jalan Urip Sumoharjo. Jalan Dr Wahidin, Jalan Dr Sutomo, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Wahid Hasyim, Jalan Gajahmada dan Jalan Dr Cipto.

Bupati mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kesehatan melalui Prokes yang ketat serta gelorakan Jogo Tonggo. Sebab, upaya menekan angka kasus Covid-19 tidak bisa satu pihak.

Baca Juga: Mandi di Sungai, Seorang Anak Tewas Tenggelam di Sungai Gung

"Untuk menekan penyebaran virus Covid-19 tidak hanya dilakukan pemerintah saja. Melainkan kita bersama-sama untuk saling menjaga dan saling berikhtiar salah satunya dengan prokes yang ketat."

"Kami tiap hari bersama TNI-Polri terus keliling memantau potensi-potensi kerumunan untuk dibubarkan,'' tandasnya.

Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka menambahkan, untuk memastikan keamanan saat pemadaman PJU, Polres Batang menyiagakan anggota untuk berpatroli keliling. Wilayah yang rawan kerumunan ada di Kota Batang, Kecamatan Bandar, Limpung, dan Bawang.

"Anggota Polres Batang terus membackup personel dari Polsek, dan membubarkan kerumunan. Kami imbau warga agar mentaati Prokes dan membudayakan 5 M, ingat sebaiknya dirumah saja dan jauhi kerumunan kalau nekad kami bubarkan," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Batang Murdiono menambahkan, pemadaman akan dilakukan hingga PPKM Darurat Selasa (20/7) mendatang.Titik pemadaman PJU merupakan lokasi yang kerap menimbulkan kerumunan.

"Pemadaman lampu dilakukan sampai Selasa (20/7) dan selanjutnya menunggu instruksi lebih lanjut. Dengan padamnya lampu tidak akan ada kerumunan atau kumpul-kumpul masyarakat," kata Murdiono.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Kantor UPP Batang Gelar Program Padat Karya

Senin, 13 September 2021 | 17:59 WIB

Cincin Dikembalikan, Tunangan Dibunuh

Rabu, 8 September 2021 | 18:30 WIB
X