Terlibat Peredaran Narkoba, Lima Pemuda Dibekuk Satresnarkoba

- Kamis, 15 Juli 2021 | 19:21 WIB
MENJELASKAN: Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at didampingi Kasatresnarkoba Iptu Triyatno menjelaskan kronologi penangkapan lima pemuda yang terlibat kasus narkoba, Kamis (15/7) di halaman Mapolres Tegal. (SM/Cessnasari) (Cessnasari)
MENJELASKAN: Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at didampingi Kasatresnarkoba Iptu Triyatno menjelaskan kronologi penangkapan lima pemuda yang terlibat kasus narkoba, Kamis (15/7) di halaman Mapolres Tegal. (SM/Cessnasari) (Cessnasari)

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Tegal  membekuk lima pemuda atas dugaan kasus narkotika, psikotropika dan obat-obatan (narkoba). Lima pemuda tersebut diamankan dalam waktu yang berbeda, di wilayah Kabupaten Tegal.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at pada konferensi pers di halaman Mapolres Tegal, Kamis (15/7/2021) mengatakan, pada Kamis (8/7), Satresnarkoba mengamankan dua orang yang diduga menjual obat yang termasuk dalam kategori daftar G, yakni heximer, trihexyphenidyl  dan tramadol.

Keduanya adalah Restu Lubiyanto atau RL (23) warga Desa Dampyak , Kecamatan Kramat dan Rangga Mukti Sanjaya atau RM (23) warga Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Keduanya ditangkap di Jalan Desa Curug Kecamatan Pangkah.

“Turut diamankan Tramadol sebanyak 150 butir, heximer sebanyak 38 butir dan trihex sebanyak 20 butir,” jelas Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at.

Baca Juga: Mandi di Sungai, Seorang Anak Tewas Tenggelam di Sungai Gung

Selanjutnya pada Jumat (9/7) jajaran Satresnarkoba melakukan pengembangan di rumah tersangka. Dari pendalaman yang dilakukan, tersangka menyebut Budi Setiawan atau BS (25) warga Desa Bongkok, Kecamatan Kramat sebagai pemasok obat-obatan tersebut.

Pada Jumat siang, BS ditangkap di simpang tiga Desa Bangungalih Kecamatan Kramat. BS kedapatan membawa Trihexyphenidyl sebanyak 20 butir.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah BS di Desa Bongkok, polisi menemukan empat pohon ganja yang ditanam dalam tiga pot di kamar BS.

Selain itu, ditemukan enam potongan batang ganja kering, seperangkat bong dan sabu yang masih menempel di alat hisapnya seberat 0,11 gram. Kemudian, satu paket biji ganja dengan berat 1,2 gram, obat heximer sebanyak 977 butir,  tramadol dan trihexyphenidyl.

Baca Juga: Kolaps, Nasabah BMT NU Dukuhturi Tuntut Uang Kembali

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

14 Camat Mendapat  Hukuman Disiplin Ringan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 19:44 WIB
X