Dinas Pendidikan Brebes, Soal Pemecatan Guru GTT Kewenangan Sekolah

- Rabu, 14 Juli 2021 | 20:14 WIB
KLARIFIKASI : Kepala SMP Negeri 1 Wanasari, Murniasih memberikan klarifikasi terhadap Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, terkait pemberhentian seorang guru GTT di sekolah itu, kemarin.
KLARIFIKASI : Kepala SMP Negeri 1 Wanasari, Murniasih memberikan klarifikasi terhadap Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, terkait pemberhentian seorang guru GTT di sekolah itu, kemarin.

BREBES - Suaramerdeka-pantura.com- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes menilai, persoalan pemecatan seorang Guru Tidak Tetap (GTT) di SMP Negeri 1 Wanasari, menjadi kewenangan sekolah setempat. Hal itu ditegaskan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Brebes, Taufik, usai meminta klarifikasi kepada pihak sekolah terkait permasalahan tersebut, Rabu (14/6).

Dalam klarifikasi itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan memanggil kedua belah pihak. Namun dalam pemanggilan awal, diundang Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wanasari. Selanjutnya, dinas akan memanggil guru GTT bersangkutan.

"Jadi, kami hanya sebatas meminta klarifikasi dari kepala sekolah. GTT yang bersangkutan juga akan dipanggil. Kami meminta klarifikasi menyangkut kronologinya," kata Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Brebes, Taufik.

Dia mengatakan, untuk keputusan atas permasalahan itu menjadi kewenangan kepala sekolah. Namun demikian, pihaknya tetap berupaya mencarikan solusi yang terbaik. "Kalau keputusan kepala sekolah tidak bisa diubah dengan segala pertimbangan, ya kami tidak bisa berbuat banyak. Karena ini kewenangan kepala sekolah. Intinya kami berusaha mencarikan solusi bagaimana baiknya," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang Guru Tidak Tetap (GTT) yang bertugas di SMP Negeri 1 Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Hessal Hekmatyar, harus kehilangan pekerjaannya, alias dikeluarkan dari sekolahnya. Ia dipecat karena dianggap berprilaku tidak sopan, lantaran mengunggah sebuah story di akun media sosial, terkait Tunjangan Hari Raya (THR) yang didapat dari sekolahnya beberapa waktu lalu.

Hessal Hekmatyar yang sehari-hari mengajar mata pelajaran seni budaya itu, mengaku kaget mengetahui dirinya dinonjobkan secara mendadak dan sepihak oleh kepala sekolah. Dirinya sudah dinonjobkan sejak awal Juli dengan tidak lagi mendapatkan jatah jam mengajar di sekolah atau dinoljamkan.

Selain ditangani Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, permasalahan itu juga diadukan ke Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes. Menanggapi aduan itu, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes, Wijanarto mengaku, prihatin dengan keputusan kepala sekolah. Menurut dia, GTT yang bersangkutan merupakan guru yang sarat prestasi. Ia sempat membawa siswa SMP Negeri 1 Wanasari menjadi juara nasional di bidang seni budaya. "Bu Hessal ini guru seni budaya yang berprestasi. Saya menyayangkan soal dinonjobkannya Bu Hessal hanya gara-gara unggahan story. Mestinya ini bisa diselesaikan baik-baik oleh pihak sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, akibat keputusan kepala sekolah itu, guru GTT bersangkutan akan akan kehilangan haknya untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang saat ini sudah masuk waktu pendaftaran. Sebab, Untuk mengikuti seleksi tersebut harus melampirkan rekomendasi dari kepala sekolah. Sementara Hessal masih terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah tersebut.

"Meskipun ini permasalahan internal sekolah, tetapi terkait Dapodik Bu Hessal masih tercatat di SMP N 1 Wanasari. Terkait data ini harus dikonsultasikan dengan Dinas Pendidikan, karena ini merupakan kewenangannya. Jangan sampai gara-gara story itu, Hessal tidak bisa mengikuti seleksi PPPK. Jika tidak bisa mengikuti PPPK, muncul persoalan baru yang serius," pungkasnya. (Bayu Setiawan)

 

Halaman:

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

6 Pelaku Pemerkosaan ABG di Brebes Diringkus

Rabu, 18 Januari 2023 | 17:51 WIB

460 Anak di Brebes Positif TBC

Rabu, 11 Januari 2023 | 23:16 WIB

Komisi IV DPRD Sidak Bangunan Sekolah Rusak

Rabu, 21 Desember 2022 | 16:40 WIB

Lord Rangga, 'Sang Pemimpin Dunia III' Tutup Usia

Jumat, 9 Desember 2022 | 03:04 WIB
X