Kasus Pembunuhan Ojol Direka Ulang, Tersangka Peragakan 24 Adegan

- Rabu, 14 Juli 2021 | 17:05 WIB
REKA ULANG : Tersangka pembunuh pengemudi Ojol tengah melakukan reka ulang di lokasi kejadian, di Flyover Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Brebes, Rabu (14/7/2021). (SM/Bayu Setiawan) (Bayu Setiawan)
REKA ULANG : Tersangka pembunuh pengemudi Ojol tengah melakukan reka ulang di lokasi kejadian, di Flyover Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Brebes, Rabu (14/7/2021). (SM/Bayu Setiawan) (Bayu Setiawan)

"Akibat perbuatannya ini, pelaku kami jerat pasal 365 Ayat 3 atau 338 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun," jelasnya. 

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Brebes, Nugroho Tanjung mengungkapkan, dalam reka ulang ada sebanyak 24 adegan. Di mana, dengan tindakannya tersebut pelaku diancam hukuman belasan tahun penjara.

"Sesuai dengan keterangan tersangka dan saksi-saksi lain tadi sudah digelar reka ulang. Dan, reka ulang ini untuk kelengkapan kasus yang ditangani," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes bersama unit Satreskrim Polsek Kersana, berhasil meringkus pelaku pembunuhan pengemudi Ojek Online (Ojol), Slamet Ariswanto (34), warga Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Mayat korban pembunuhan itu sebelumnya ditemukan di Flyover Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Rabu pagi (9/6/2021) lalu.

Pelaku adalah Ahmad Jamaludin (22), warga Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Pelaku ditangkap polisi di rumahnya. Polisi bahkan terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas di kakinya, karen mencoba melawan saat ditangkap.

Kasus pembunuhan yang berawal dari penemuan mayat tersebut, terungkap berkat upaya jajaran Polres Brebes melakukan penyelidikan.

Dari keterangan yang dihimpun polisi dan hasil olah tempat kejadian perkaran, muncul nama Ahmad Jamaludin (22). Pelaku kini ditahan di Mapolres Brebes untuk menjalani proses hukum. 

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

X