Peternak Kebanjiran Pesanan Sapi Bali

- Rabu, 14 Juli 2021 | 14:59 WIB
Puluhan sapi di peternakan PT Rodjo Banteng Mas Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal telah dipesan untuk keperluan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, foto/ Cessnasari
Puluhan sapi di peternakan PT Rodjo Banteng Mas Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal telah dipesan untuk keperluan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah, foto/ Cessnasari

TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H para pedagang dan peternak di Kabupaten Tegal kebanjiran order. Sebagian pedagang dan peternak mengaku mendapat order lebih banyak dibanding tahun lalu.

Heru Mulyono (34) pemiik PT Rodjo Banteng Mas, Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal mengaku, tahun ini menyediakan ternak sapi sebanyak 34 ekor. Sapi-sapi tersebut dipelihara di dua kandang miliknya.

Menurut Heru, sejak delapan bulan lalu dia telah membeli bakalan sapi untuk digemukkan dan dijual pada saat Idul Adha. Dia berburu sapi ke sejumlah daerah, seperti Tuban, Jepara dan Wonogiri.

Baca Juga: Pemkab Tegal Gelontorkan Bantuan Beras Bagi 3.132 KPM Terdampak PPKM Darurat

Tak hanya menyediakan sapi jenis lokal Jawa, Heru juga menyediakan sapi jenis peranakan ongol (PO), sapi Bali hingga Simental.

Heru mengatakan, harga sapi saat ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Sapi lokal Jawa dengan bobot 300 sampai 400 kilogra, yang tahun lalu dijual Rp 18 juta sampai Rp 19 juta , sekarang naik menjadi Rp 21 juta sampai Rp 22 juta.

Kemudian, sapi Bali dengan berat 400 sampai 600 kilogram dijual seharga Rp 23 juta sampai Rp 33 juta. Sementara sapi Simental atau super dengan bobot 600 sampai 950 kilogram dijual dengan harga mulai Rp 35 juta hingga Rp 65 juta.

“Paling banyak diminati adalah sapi Bali seharga Rp 21 juta sampai Rp 25 juta. Sudah sepuluh ekor yang terjual, bahkan habis pertama,”jelas Heru,Rabu (14/7).

Baca Juga: Hari Bhakti Adhyaksa Kejaksaan Negeri Pemalang Gelar Bhakti Sosial

Sementara itu, dimasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali ini, Heru mengaku tidak menghadapi kendala untuk penyediaan ternak. Sebab, jauh hari dirinya telah belanja ternak dan melakukan penggemukan.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

Warga Dukuh Tembara Iuran Membangun Jembatan

Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Polres Tegal Bagikan 350 Paket Sembako Kepada Nelayan

Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB

Terekam CCTV, Pembobol Mesin ATM BRI Gunakan Linggis

Kamis, 15 September 2022 | 17:41 WIB
X