Restoran Bagikan Makanan Gratis untuk Warga yang Isolasi Mandiri di Rumah

- Senin, 12 Juli 2021 | 21:59 WIB
MENYERAHKAN: Pemilik Raja Ampat Resto Mochammad Syadhali menyerahkan makanan kepada perwakilan Jogo Tonggo Kelurahan Sapuro Kebulen untuk dibagikan kepada warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. (SM/ Isnawati) (Isnawati)
MENYERAHKAN: Pemilik Raja Ampat Resto Mochammad Syadhali menyerahkan makanan kepada perwakilan Jogo Tonggo Kelurahan Sapuro Kebulen untuk dibagikan kepada warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. (SM/ Isnawati) (Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Aroma harum masakan menguar dari dapur Raja Ampat Resto di Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (12/7/2021) siang. Seorang pekerja tengah menyelesaikan masakan, sementara tiga pekerja lainnya sibuk menyiapkan makanan untuk disalurkan kepada warga positif Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Nasi putih yang masih mengepul, dimasukkan ke dalam kotak nasi warna putih yang berjejer di atas meja. Sebagai pendamping nasi, ada ayam tepung beserta saos asam manis serta tumis sawi.

Buah jeruk melengkapi makan siang hari itu. Paket makan siang pun siap didistribusikan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Koordinator Tim Jogo Tonggo RW 4 Kelurahan Sapuro Kebulen, Tri Hapsari Haniputri, menjadi orang pertama yang menjemput makan siang di Raja Ampat Resto, untuk warga yang menjalani isolasi mandiri. Saat ini, ada 16 warga di Kelurahan Sapuro Kebulen yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Bupati Tolak Usulan Isolasi di Villa Guci

“Saya mendapat tugas dari Pak Camat untuk mengambil makanan ke sini setiap hari. Saya berkoordinasi dengan ketua RT."

"Setelah dari sini, makanan langsung dibagikan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri,” kata Tri Hapsari.  

Pemilik Raja Ampat Resto, Mochammad Syadhali mengatakan, setiap hari restorannya menyiapkan 150 hingga 200 paket nasi kotak untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Kami menyiapkan makanan dua kali sehari, untuk makan siang dan makan malam,” kata Ali, sapaan akrabnya.

Menurut Ali, makanan gratis untuk warga yang isolasi mandiri ini berawal dari lingkungan keluarganya. Saat itu, melalui grup whatsapp keluarga, salah satu keluarganya mengabarkan sedang menjalani isolasi mandiri.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Disporapar Jateng Monitoring Persiapan Dulongmas 2021

Selasa, 21 September 2021 | 20:02 WIB

Puluhan Anak Yatim Diberi Santunan Sarana Belajar

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:53 WIB

UMPP Gelar Vaksinasi Mahasiswa dan Masyarakat

Selasa, 3 Agustus 2021 | 15:43 WIB

Terpopuler

X