Setahun, Petani di Kota Pekalongan Hanya Lakukan Dua Kali Tanam

- Selasa, 6 Juli 2021 | 16:01 WIB
BAJAK : Salah seorang petani tengah sibuk membajak sawah di Soko Duwet Kota Pekalongan Selasa (6/7).
BAJAK : Salah seorang petani tengah sibuk membajak sawah di Soko Duwet Kota Pekalongan Selasa (6/7).

Kota Pekalongan –Suaramerdeka-pantura.com- Para petani di Kota Pekalongan, dalam setahun hanya dua kali melakukan proses tanam. Kebanyakan, waktu sisanya digunakan untuk budidaya barteh ketika memasuki bulan Ramadan.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Iman Prasetyo Jati mengungkapkan kebanyakan petani di Kota Pekalongan ini hanya dua kali menanam setiap tahunnya. Tak banyak yang menanam tiga kali dalam satu tahun.

"Kebanyakan hanya dua kali setahun, lahannya beberapa waktu dibiarkan istirahat atau saat jelang Ramadan ditanami barteh," kata Iman.

Dibeberkan Iman, luasan sawah di Kota Pekalongan yakni 840 hektar. Iman membina kelompok tani di Kecamatan Pekalongan Selatan yakni Kompok Tani Sri Murni, Subur Makmur, dan Tani Makmur.
"Untuk sumber pengairan sawah berasal dari Bendungan Krompeng. Di Kota Pekalongan ini musim tanam setelah air selesai mengairi daerah atas dan selesai menanam," papar Iman.

Dikatakannya, khususnya Kelurahan Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan kini baru saja selesai menanam (hampir tutup tanam) bibit padi pada musim kemarau ini. Dalam setahun mereka hanya dua kali musim tanam yakni April-September dan Oktober Maret. Kendati demikian sebagian ada juga petani yang padi di sawahnya berusia 50 hari.

“Para petani di Kota Pekalongan banyak yang menanam Inpari 32. Pasalnya jenis ini hasil berasnya bagus dan rasanya enak tapi kelemahannya saat hujan tidak kuat serangan penyakit,” paparnya.

Disampaikan Iman, PPL Dinperpa Kota Pekalongan bertanggung jawab membina kelompok tani mulai dari pembuatan kelembagaan, kegiatan kelompok, dan kartu tani.
"Kami mulai koordinasikan para petani untuk mulai tanam ketika air sudah sampai di Kota Pekalongan. Selain itu menginfokan kaitannya dengan ketersediaan pupuk untuk diambil para petani dengan menggunakan kartu tani," terang Iman.

Iman berharap pertanian di Kota Pekalongan mendapatkan hasil maksimal sehingga para petani di Kota Pekalongan semakin sejahtera. (H79)

Editor: Siti Masithoh

Tags

Terkini

X