Gerakan Kabupaten Tegal Melawan Covid-19 Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021

- Jumat, 25 Juni 2021 | 21:49 WIB
PENYEMPROTAN: Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal melakukan penyemprotan di jalan protokol dan fasilitas umum di Kota Slawi, Sabtu (12/6). Penyemprotan disinfektan akan terus dilakukan terutama di wilayah kecamatan dengan kasus Covid-19 tinggi sampai dengan tanggal 23 Juni 2021. (Cessnasari)
PENYEMPROTAN: Dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal melakukan penyemprotan di jalan protokol dan fasilitas umum di Kota Slawi, Sabtu (12/6). Penyemprotan disinfektan akan terus dilakukan terutama di wilayah kecamatan dengan kasus Covid-19 tinggi sampai dengan tanggal 23 Juni 2021. (Cessnasari)

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah tentang pengetatan protokol kesehatan dan pembatasan kegiatan masyarakat di daerah zona merah untuk mengendalikan penularan Covid-19, Pemkab Tegal memperpanjang Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 hingga 5 Juli 2021.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Sarmanah Adi Muraeny, Kamis (24/6/2021) siang.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/0008989 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah, tertanggal 15 Juni 2021. Pada edaran ini, pelaksanaan PPKM mikro diperpanjang hingga 28 Juni 2021.

Baca Juga: Ubah Sampah Plastik Menjadi Gapura Ekobrik

Namun, melihat perkembangan kasus Covid-19 yang kian meningkat dan bertambahnya daerah zona merah di Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah merevisi kebijakannya dengan menerbitkan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/0009351 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah, tertanggal 22 Juni 2021.

Sarmanah menjelaskan, penambahan kasus harian Covid-19 di Kabupaten Tegal masih cukup tinggi. Rata-rata 73 kasus per hari sejak terjadinya lonjakan kasus pasca libur Lebaran, 18 Mei 2021 lalu.

Pemkab Tegal perlu memperpanjang Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 sampai dengan 5 Juli 2021.

“Hal tersebut didasari Surat Edaran Bupati Tegal Nomor 443.5/B.896 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19, tertanggal 23 Juni 2021,” jelasnya.

Baca Juga: Bupati Batang Canangkan Bandar Sebagai Kota Pendidikan

Sarmanah mengungkapkan,  hingga Rabu (23/6/2021) , masih terdapat 730 kasus Covid-19 aktif di Kabupaten Tegal. Dari jumlah tersebut, 200 orang diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya isolasi mandiri.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

X