Bupati Batang Wihaji Bayar Tukang Pijat Tuna Netra Dengan Bedah Rumah

- Selasa, 22 Juni 2021 | 19:32 WIB
Bupati Batang WIhaji saat dipijat Suroso didampingi istrinya Sasriyah. Selain membei bantuan uang, Bupati juga membayar pijatan itu bedah rumah untuk pasangan tuna netra yang tinngal di Desa Banaran, Banyuputih, Batang, foto/Arif Suryoto
Bupati Batang WIhaji saat dipijat Suroso didampingi istrinya Sasriyah. Selain membei bantuan uang, Bupati juga membayar pijatan itu bedah rumah untuk pasangan tuna netra yang tinngal di Desa Banaran, Banyuputih, Batang, foto/Arif Suryoto

"Tidak menyangka, yang datang Pak Bupati Wihaji. Alhamdulillah mesti menempati rumah yang reyot ternyata dia santai dipijit bahkan nggelsor dilantai,''ujar Suroso.

Dia menuturkan, dipertemukan istrinya saat mengikut pelatihan di Jakarta. "Namanya jodoh akhirnya kami menikah.
Bupati Wihaji sambil dipijat melihat kondisi rumah yang tidak layak huni itu. Karena dindingnya dari papan sudah banyak keropos.

"Tukang pijat saat ini sangat terdampak pandemi covid. Masyarakat takut menggunakan jasa tukang pijat, karena khawati. Meski sebenanrnya mereka sudah menerapkan protokol kesehatan, sehingga pendapatan sangat berkurang,''ujarnya.

Usai dipijat sekitar 30 menit, Bupati Wihaji memberikan bantuan uang tunai Rp 2 juta untuk membantu perekonomian pasangan tunanetra itu.

Selain itu juga akan memperbaiki rumah Suroso dengan bedah rumah.

"Ini bagian dari program Tilik Warga, semangatnya pemerintah hadir untuk mengetahui kondisi warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan. Kebetulan dia profesi tukang Melihat kondisi fisik dan ekonomi, pasangan itu layak untuk diperhatikan pemerintah daerah. Karena itu, salah satunya akan membangun rumahnya melalui bedah rumah," katanya.

Baca Juga: Mobil Travel Masuk Jurang di Bantarkawung, Sopir Tewas, 4 Penumpang Luka

Bedah rumah dilakukan kerjabakti gotong royong jajaran Pemkab, dananya iuran pimpinan OPD yang dikumpulkan pada HUT Kabupaten Batang April lalu.

Rumah Suroso akan diperbaiki dinding dinding semula papan menjadi tembok, dua kamar tidur dan satu kamar pijat terpisah agar lancar, kamar mandi, dan melengkapi perabot rumah tangga.

"Pembangunan dilakukan dengan kerjabakti gotong royong. Pelaksanaanya dan waktu segera disusun dengan waktu satu hari selesai. Alhamdulillah terimakasih Pak Bupati Wihaji, rumahnya akan diperbaiki. Saya senang karena nanatinya bisa praktek di kamar yang terpisah khusus untuk pijat,''ujar Suroso.

Halaman:

Editor: Agus Setiawan

Tags

Terkini

Kantor UPP Batang Gelar Program Padat Karya

Senin, 13 September 2021 | 17:59 WIB
X