TEGAL, suaramerdeka-pantura.com - Sejumlah rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Tegal harus menambah jumlah tempat isolasi. Hal itu mengingat tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) rawat inap Covid-19 sudah mencapai 96,42 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati, Jumat (18/6/2021) mengatakan, tiga rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kota Tegal telah mengonfirmasi menambah jumlah tempat isolasi. Saat ini, tingkat keterisian tempat isolasi di rumah sakit itu hampir mencapai 100 persen.
Di RSUD Kardinah, sebagai rumah sakit rujukan lini pertama, pada ruang isolasi telah terisi 77 bed dari total kapasitas 88 bed. Di RSUI Harapan Anda, sebagai rujukan lini kedua, tingkat keterisian tempat pada ruang isolasi telah mencapai 66 bed dari total 67 bed.
Baca Juga: 355 Prajurit Gabungan TNI Diterjunkan Untuk Kendalikan Covid-19
Sedangkan RS Mitra Keluarga sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 lini ketiga, telah terisi 100 persen dari total 46 bed. Jika dihitung secara keseluruhan, tingkat hunian tempat isolasi di ketiga rumah sakit tersebut telah mencapai 96,42 persen.
“RSUD Kardinah menambah sembilan bed tempat isolasi. RSUI Harapan Anda menambah 20 bed dan RS Mitra Keluarga belum memberikan informasi terbaru. Namun, semuanya ada penambahan,” ujar Prima saat ditemui di Kantor Dinkes.
Penambahan tempat isolasi tersebut dilakukan, karena jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Bahari terus meningkat. Bahkan, dinas kesehatan mencatat penambahan kasus belakangan ini jauh lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya.
Adapun kasus positif Covid-19 per tanggal 18 Juni 2021 berada di angka 201, dengan rincian 27 orang menjalani perawatan dan 174 orang menjalani isolasi mandiri.