Jadi Magnet Investasi, BPI Raih SBA 2022

- Minggu, 31 Juli 2022 | 14:59 WIB
Chief Operational Officer PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Yoshimitsu Fujii, menerima penghargaan Satria Brand Award (SBA) 2022 di Hotel Patra Semarang (Arif Suryoto)
Chief Operational Officer PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Yoshimitsu Fujii, menerima penghargaan Satria Brand Award (SBA) 2022 di Hotel Patra Semarang (Arif Suryoto)

BATANG,suaramerdeka-pantura.com - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), PLTU Jawa Tengah 2x1.000 MW, PLTU Batang, meraih Satria Brand Award (SBA) 2022, kategori investor pembangkit listrik terbaik, berdasarkan hasil survey lembaga konsultan Insight Mark.

SBA yang digelar Suara Merdeka di Hotel Patra Semarang, 27 Juli 2022, menganugerahkan award kepada BPI karena telah mengembangkan Proyek yang berperan penting dalam memfasilitasi pembangunan infrastruktur dan akan memenuhi sebagian dari pertumbuhan kebutuhan listrik di Indonesia, serta mampu menjadi magnet investasi di Kabupaten Batang.

Chief Operational Officer PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), Yoshimitsu Fujii menyampaikan terima kasih atas penganugerahan Satria Brand Award 2022 kategori Investor Pembangkit Listrik Terbaik di Jawa Tengah berdasarkan hasil polling survey, wawancara langsung dan pengisian kuesioner yang melibatkan lebih dari 15.000 responden di 35 kabupaten/kota Jawa Tengah.

Disebutkan, penghargaan itu bertepatan dengan HUT BPI ke-11, dan merupakan pencapaian atas kiprah BPI di Kabupaten Batang, juga sebagai bukti kinerja perusahaan yang telah memberikan manfaat khususnya kepada masyarakat sekitar PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW, PLTU Batang, dan masyarakat umum.

"Keberhasilan BPI juga tidak terlepas dari sinergi dan dukungan dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Batang, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, penghargaan ini tidak hanya untuk BPI, tetapi juga untuk masyarakat dan pemerintah di Kabupaten Batang," katanya.

Dijelaskan, BPI adalah perusahaan joint venture yang didirikan, 26 Juli 2011 oleh konsorsium tiga perusahaan Electric Power Development Co Ltd, (J-Power), PT Adaro Power, dan ITOCHU Corporation.

"BPI mengembangkan, membangun dan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Jawa Tengah dengan teknologi Ultra-Supercritical berkapasitas 2 x 1.000 MW, di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, memasok listrik ke PT PLN (Persero)," tandas Yoshimitsu Fujii.

Selain itu, PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW, PLTU Batang, merupakan proyek infrastruktur pertama di Indonesia yang dilaksanakan dalam skema Kerjasama pemerintah dan swasta (KPS), juga dikategorikan sebagai proyek strategis nasional.

Editor: Nur Khoerudin

Tags

Terkini

Jadi Magnet Investasi, BPI Raih SBA 2022

Minggu, 31 Juli 2022 | 14:59 WIB

Kasus DBD di Kabupaten Batang Meningkat

Senin, 13 Juni 2022 | 12:51 WIB

Harga Cabai Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok

Senin, 13 Juni 2022 | 12:41 WIB

Satlantas Polres Batang Optimalkan ETLE

Selasa, 1 Maret 2022 | 21:13 WIB

Bupati Akan Sekolahkan Dokter Umum Menjadi Spesialis

Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:40 WIB
X