Jaran Ebeg dari Seni Menuju Peningkatan Ekonomi

- Rabu, 20 Juli 2022 | 19:28 WIB
Salah satu kelompok seni jaran ebeg tampil di kontes duta wisata Sarangdana Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.suaramerdeka.com/Ali Basarah (Ali Basarah)
Salah satu kelompok seni jaran ebeg tampil di kontes duta wisata Sarangdana Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.suaramerdeka.com/Ali Basarah (Ali Basarah)


PEMALANG,suaramerdeka-pantura.com - Jaran ebeg di Pemalang merupakan salah satu kebudayaan lokal warisan leluhur yang masih bertahan. Sampai saat ini masih ada belasan kelompok kesenian jaran ebeg yang eksis pentas dari satu tempat ke tempat yang lain.

Salah satu pemuda asal Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Aris Pranoto ambil bagian melestarikan kesenian jaran ebeg sekaligus mencarikan solusi agar menjadimata pencaharian bagi senimannya.

"Awalnya menghimpun beberapa komunitas grup kesenian jaran ebeg di Pulosari,berkoordinasi dengan seniman-seniman,"kata dia.

Hasil dari koordinasi dan silaturhami ke grup-grup jaran ebeg dia terapkan di lapangan. Yaitu pada setiap Sabtu selalu mengadakan kegiatan dan penampilan jaran ebeg dengan tujuan untuk melestarikan seni budaya ebeg.

Seni budaya jaran ebeg lanjut dia sudah banyak kelompoknya dan juga penggemarnya. Karena itu dengan diselenggarakannya kontes jaran ebeg duta wisata Sarangdana Pulosari, para seniman berusaha untuk menampilkan jaran ebeg.

Sebelumnya jaran ebeg rutin dipentaskan di lokasi wisata Sarangdana Desa Puosari. Lantaran sering dipentaskan maka banyak pengunjung ke wisata Sarangdana. Setiap event digelar pengunjung wisata mencapai 500 orang setiap sore. Padahal jadwal pementasan jaran ebeg ada dua bagian waktu.

Sesi pertama dimulai pukul 14.00 sampai 16.00. Sedangkan sesi kedua pada malam hari mulai pukul 20.00 sampai dengan 22.00

Kontes jaran ebeg di Pulosari ini mendapatkan perhatian dari Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo. "Keberadaan kesenian ini menunjukkan ada peningkatan ekonomi, kualitas, kuantitas dan produktifitas masyarakat,"kata Bupati.

Sementara untuk BUMDes yang mengelola wosata desa ini dinilai ada peningkatan kualitas BUMDes-nya. Dengan kaadaan ini menurut Bupati akan diikuti peningkatan kuantitas.

Jaran ebeg, objek wisata, BUMDes, karang taruna bersama-sama mengelola wisata desa. Ini sejalan dengan visi Kabupaten Pemalang yaitu membangun Desa Wisata (Dewi). Sinergi ini saling menguntungkan baik bagi wisata desa, para seniman, penghelola maupun masyarakat sekitar.

Halaman:

Editor: Nur Khoerudin

Sumber: Pemkab Pemalang

Tags

Terkini

Gara-gara Buru-buru Live Streaming, Istri Dibunuh Suami

Jumat, 23 September 2022 | 06:26 WIB

Pilkades Damai di Pemalang Siap Digelar

Kamis, 22 September 2022 | 08:06 WIB

Pemkab Pemalang-Kejari Perkuat Sinergitas

Selasa, 20 September 2022 | 06:36 WIB

Pilkades Serentak Diminta Bersih Tanpa Suap

Senin, 19 September 2022 | 15:18 WIB

Badan Koordinasi TPQ Gelar Diklat Manajemen

Minggu, 18 September 2022 | 08:17 WIB

Belasan Anak Jalanan Terjaring Operasi Penertiban

Jumat, 16 September 2022 | 16:18 WIB

Plt Bupati Pemalang Undang Warga Dialog di Pendapa

Jumat, 16 September 2022 | 15:55 WIB

Empat Proyek Jalan Senilai Miliaran Disidak

Kamis, 15 September 2022 | 15:15 WIB

Moh Sidik Dilantik Pj Sekda Pemalang

Rabu, 14 September 2022 | 20:23 WIB

Jam Komandan, TNI Tetap Loyal dan Solid

Rabu, 14 September 2022 | 15:30 WIB

Situs Pelatihan Guru Digital Diluncurkan

Rabu, 14 September 2022 | 07:26 WIB

Meriah, Olahraga Bersama Haornas

Senin, 12 September 2022 | 10:19 WIB

Masyarakat Disilakan Berobat ke Klinik Polisi

Senin, 12 September 2022 | 10:14 WIB

Komisi XI-BI Bagikan Sembako warga Terdampak Kenaikan BBM

Minggu, 11 September 2022 | 13:58 WIB

Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM

Kamis, 8 September 2022 | 18:54 WIB

Warga Terdampak Penyesuaian Harga BBM Terima Bansos

Rabu, 7 September 2022 | 19:48 WIB

Masjid Jami Al Mu'minun Kesesirejo Diresmikan

Rabu, 7 September 2022 | 19:26 WIB

Sebanyak 92 Anak Tidak Sekolah Dapat Beasiswa

Selasa, 6 September 2022 | 20:32 WIB
X