Jalan Rusak dan Kecewa Audiensi Tak Ditemui Bupati, Warga di Lereng Gunung Slamet Ancam Unjuk Rasa Besar-Besar

- Jumat, 8 Juli 2022 | 15:51 WIB
RUSAK PARAH : Kondisi jalan di ruas Kretek-Kaligua, di Kecamatan Paguyangan, Brebes yang rusak parah. Keadaan ini memicu warga untuk berunjuk rasa ke Kantor Bupati Brebes dan Gedung DPRD Brebes. (Bayu Setiawan )
RUSAK PARAH : Kondisi jalan di ruas Kretek-Kaligua, di Kecamatan Paguyangan, Brebes yang rusak parah. Keadaan ini memicu warga untuk berunjuk rasa ke Kantor Bupati Brebes dan Gedung DPRD Brebes. (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Warga di Lereng Gunung Slamet, tepatnya di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, bersepakat melakukan unjuk rasa besar-besaran di Kantor Bupati dan Gedung DPRD setempat.

Rencanannya, unjuk rasa dilakukan pada 13 Juni 2022. Hal itu sebagai bentuk protes terhadap kerusakan jalan di ruas Kretek-Kaligua, khususnya di Desa Pandansari yang belum juga diperbaiki.

Keniatan warga Lereng Gunung Slamet untuk turun gunung berunjuk rasa ini, juga didorong kekecewaan mereka saat beraudiensi di Balai Desa Pandansari, Kamis (7/7/2022).

Bupati Brebes, Idza Priyanti yang rencananya akan menemui warga dalam audiensi ini, tetapi setelah ditunggu beberapa jam tak kunjung hadir, sehingga warga membubarkan diri.

Baca Juga: Permintaan Kambing Naik, Harga Kambing Ditawarkan Hingga Rp 8 Juta per Ekor

"Nanti pada 13 Juli akan ada aksi damai dari warga kami, baik di Kantor Bupati maupun Gedung DPRD Brebes, untuk menuntut pembangunan jalan di ruas Kretek-Kaligua. Jadi, warga tetap sepakat untuk turun melakukan aksi damai," tandas Kepala Desa (Kades) Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Irwan Susanto.

Dia mengungkapkan, terkait rencana aksi damai warga itu, semula pihaknya mendapat informasi akan dilaksanakan audiensi pada Kamis (7/72022), pukul 09.00.

Pihaknya juga diminta untuk mengkoordinasikan masyarakat, koordinator lapangan dan perangkat aksi yang lain, agar bertemu terlebih dahulu dengan Bupati Brebes di Balai Desa Pandansari.

Namun setelah ditunggu dari pukul 09.00 hingga menjelang pukul 11.00, Bupati tak kunjung hadir. Akhirnya masyarakat bersama perangkat aksi membubarkan diri.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Pengusaha Atribut dan Seragam Kebanjiran Pesanan

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Nur Nadlifah Ajak Kader Fatayat NU Atasi Masalah Stunting

Selasa, 13 September 2022 | 17:06 WIB

Tim Pora Sidak, 105 TKA Tercatat Bekerja di Brebes

Sabtu, 10 September 2022 | 02:59 WIB

Bupati Brebes Lantik 205 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:34 WIB

PLN UPT Purwokerto Terima Sertifikat Tanah

Senin, 18 Juli 2022 | 11:39 WIB

Polsek Bumiayu Amankan Pelaku Curanmor

Selasa, 12 Juli 2022 | 18:07 WIB
X