Kejari Kota Pekalongan Resmikan Rumah Damai Adyaksa

- Senin, 20 Juni 2022 | 14:27 WIB
RESMIKAN RUMAH DAMAI ADYAKSA : Walikota Pekalongan HA Afzan Arslad Djunaid, didampingi Kajari Kota Pekalongan Sri Indarti SH MH, meresmikan Rumah Damai Adyaksa di Jalan Kurinci No 2 Kota Pekalongan, Senin (20/6). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)
RESMIKAN RUMAH DAMAI ADYAKSA : Walikota Pekalongan HA Afzan Arslad Djunaid, didampingi Kajari Kota Pekalongan Sri Indarti SH MH, meresmikan Rumah Damai Adyaksa di Jalan Kurinci No 2 Kota Pekalongan, Senin (20/6). Foto : (suaramerdeka-pantura.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka-pantura.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan mendirikan Rumah Damai Restorative Justice Adhyaksa di Jalan Kurinci No 2 Kelurahan Podosugih Kota Pekalongan. Rumah Damai Adyaksa diresmikan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE, Senin (20/6). Hadir Kepala Kejari Kota Pekalongan Sri Indarti SH MH, Kapolres Pekalongan Kota, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pekalongan, dan unsur Forkompinda lainnya.

Kepala Kejari Kota Pekalongan Sri Indarti SH MH menyatakan, Rumah Damai Adyaksa ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk berdiskusi tentang hukum, dan memediasi perkara-perkara ringan yang tidak harus dibawa ke meja hijau. "Restorative Justice ini adalah program kejaksaan. Kami sebagai mediator dalam menyelesaikan perkara yang dianggap ringan denga ancaman hukuman dibawah lima tahun, untuk dipulihkan seperti semula, agar tidak sampai berproses di pengadilan," terang Kajari.

Kajari berharap, peran serta seluruh stakeholder termasuk tokoh pemuda, agama dan aparat pemerintah untuk melihat kondisi lingkungannya, agar konflik yang akan diselesaikan dapat lebih baik. Itu dilakukan dengan penegakan hukum yang humanis. Perkara yang menjadi fokus Rumah Damai Adyaksa sendiri, kata dia, yakni perkara ringan, tetapi juga perkara narkoba.

"Jadi, penyelesaian perkara justice tidak hanya pidana, tapi juga perdata, misalnya persoalan tanah atau lahan. Kita bisa membantu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan konflik masyarakat,” tuturnya. Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menyampaikan apresiasinya atas pencanangan Rumah Damai Adhyaksa.

Pihaknya berharap, perkara ringan tidak perlu diselesaikan ke pengadilan, tetapi bisa dikomunikasikan melalui Rumah Damai Adyaksa. "Di Kota Pekalongan, lebih banyak perkara ringan. Sementara, kondisi Rutan atau Lapas sendiri sudah over kapasitas, maka dapat diselesaikan melalui Rumah Damai Adyaksa," tegasnya.

Editor: Kuswandi SM

Tags

Terkini

PPID Kota Pekalongan Lolos Uji Publik KIP

Rabu, 23 November 2022 | 22:43 WIB
X