Jelang Pemilu 2024, Kodim Kumpulkan Tokoh Masyarakat

- Rabu, 8 Juni 2022 | 02:41 WIB
BINKOM : Pasi Intel Kodim 0712 Tegal Kapten Inf Radiyono saat menjadi moderator dalam kegiatan Binkom untuk mencegah konflik sosial di Makodim 0712 Tegal, Selasa (7/6). (Dwi Putra GD )
BINKOM : Pasi Intel Kodim 0712 Tegal Kapten Inf Radiyono saat menjadi moderator dalam kegiatan Binkom untuk mencegah konflik sosial di Makodim 0712 Tegal, Selasa (7/6). (Dwi Putra GD )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Kodim 0712/Tegal mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat dan para petani untuk mengikuti Pembinaan Komunikasi (Binkom) di Lapangan Indoor Kodim 0712/Tegal, Selasa (7/6/2022). Hal itu dimaksudkan untuk mencegah konflik di masyarakat jelang Pemilu 2024 mendatang.

Pasi Intel Kodim 0712/Tegal Kapten Inf Radiyono mengatakan, kegiatan Binkom untuk mencegah konflik sosial ini merupakan agenda kerja dari Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat (Pusintelad).

Tujuan kegiatan ini untuk mencegah masalah kecil menjadi besar. Artinya, permasalahan harus bisa diselesaikan dengan baik oleh masyarakat tanpa harus ke aparat penegak hukum (APH). Utamanya permasalahan di tingkat RT, RW maupun desa.

Baca Juga: Polres Tegal Ringkus Tiga Pengedar Obat-Obatan Terlarang, Ribuan Butir Hexymer dan Puluhan Tramadol Disita

"Jadi permasalahan kecil bisa langsung dibendung di tingkat bawah," kata Radiyono.

Dirinya tak menampik, jelang Pemilu, acapkali terjadi konflik di masyarakat. Entah beda pilihan maupun konflik soal uang palsu. Karena itu, pihaknya mewanti-wanti kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama dan ormas yang hadir dalam Binkom itu supaya dapat mencegah konflik sosial.

"Ini juga membantu tugas Babisan dan Bhabinkamtibmas. Tapi kalau ada masalah yang krusial, segera komunikasikan dengan APH," sarannya.

Asisten Intelijen Kasad Mayor Jenderal TNI Suko Pranoto dalam sambutannya yang dibacakan Letkol Cpl Heri Mulyadi mengatakan, sejak Proklamasi Kemerdekaan, masyarakat Indonesia tak lepas dari ancaman Nasional. Mulai dari separatisme, radikalisme, pemberontakan dan lainnya.

Baca Juga: Bupati Launching Gebyar Vaksinasi Covid-19 Berhadiah Sepeda Motor dan Kejar imunisasi

"Sampai sekarang, konflik masih sering terjadi. Bahkan, harga kebutuhan pokok, sekarang sudah mulai naik. Beberapa masyarakat tentunya ada yang bergejolak. Karena itulah, kita harus bisa mencegahnya supaya tidak menimbulkan konflik sosial," ujarnya.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

33 Siswa SD Slawi Wetan 01,02,03 Keracunan Maklor

Selasa, 9 Agustus 2022 | 02:58 WIB

BPBD Kabupaten Tegal Bentuk Tim Reaksi Cepat Terpadu

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:48 WIB
X