Polres Tegal Ringkus Tiga Pengedar Obat-Obatan Terlarang, Ribuan Butir Hexymer dan Puluhan Tramadol Disita

- Selasa, 7 Juni 2022 | 15:20 WIB
BARANG BUKTI: Kasatresnarkoba Polres Tegal AKP Triyatno pada Senin (6/6/2022), menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tiga pengedar narkoba yang berhasil diamankan pada Minggu (22/5) lalu. (Cessnasari )
BARANG BUKTI: Kasatresnarkoba Polres Tegal AKP Triyatno pada Senin (6/6/2022), menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tiga pengedar narkoba yang berhasil diamankan pada Minggu (22/5) lalu. (Cessnasari )

SLAWI, suaramerdeka-pantura.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan terlarang. Tiga tersangka yang merupakan pengedar berhasil diamankan berikut barang bukti ribuan butir obat terlarang.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prsetya Syafa’at melalui Kasatresnarkoba Polres Tegal AKP Triyatno menyampaikan, tiga tersangka yang diamankan yakni Moh Tri Irpani (29), Dharu Tri Prayogi (25) dan Sutrisno alias Ino (25). Ketiganya merupakan warga Desa Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Triyatno menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka tersebut terjadi di wilayah Polsek Bumijawa ini pada Minggu (22/5). Bermula pukul 16.00 saat mencurigai orang yang diduga telah membeli atau menggunakan obat-obatan terlarang jenis heximer.

Baca Juga: Bupati Launching Gebyar Vaksinasi Covid-19 Berhadiah Sepeda Motor dan Kejar imunisasi

Hasil interogasi kemudian dikembangkan dan berhasil mengamankan satu tersangka Moh Tri Irpani alias Ipenk. Dari tersangka tersebut, polisi mengamankan 20 butir Tramadol dan 892 butir Hexymer.

“Kami berhasil mengamankan Irpani , kemudian dari dia, kami amankan ratusan butir pil dan barang bukti dan uang,” terang Triyatno, Senin (6/6/2022).

Dari pengembangan kasus tersebut, Satresnarkoba mengamankan tersangka Dharu Tri Prayogi alias Slamet berikut barang bukti berupa satu buah botol warna putih yang berisi lima paket berisi 200 butir hexymer, handphone dan uang sebesar Rp 1.145.000 hasil penjualan obat-obatan.

Baca Juga: Exit Tol Setono Kerap Dijadikan Ajang Balap Liar, Petugas Inten Beri Imbauan

Satresnarkoba juga mengamankan Sutrisno alias Ino yang merupakan bandar utama. Dari Ino polisi mendapati 290 butir hexymer dan 40 butir tramadol.

Satresnarkoba juga mengamankan uang Rp 2.746.000 hasil penjualan obat-obatan tersebut,handphone dan satu unit sepeda motor. Di jok sepeda motor , Ino juga menyimpan hexymer dalam wadah kanebo sebanyak 910 butir.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

33 Siswa SD Slawi Wetan 01,02,03 Keracunan Maklor

Selasa, 9 Agustus 2022 | 02:58 WIB

BPBD Kabupaten Tegal Bentuk Tim Reaksi Cepat Terpadu

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:48 WIB
X