Banjir Rob, BPBD Pantau Daerah Pesisir Utara di Batang

- Selasa, 24 Mei 2022 | 22:21 WIB
BANJIR ROB : Tim BPBD Kabupaten Batang saat memantau kondisi Pantai Sigandu saat diterjang banjir pasang air Laut Jawa. Destinasi wisata itu tergenang air rob sampai setinggi 20 cm sehingga pengunjung tidak bisa masuk. (Arif Suryoto )
BANJIR ROB : Tim BPBD Kabupaten Batang saat memantau kondisi Pantai Sigandu saat diterjang banjir pasang air Laut Jawa. Destinasi wisata itu tergenang air rob sampai setinggi 20 cm sehingga pengunjung tidak bisa masuk. (Arif Suryoto )

BATANG, suaramerdeka-pantura.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang meminta warga disepanjang pesisir utara Laut Jawa untuk meningkatkan kewaspadaanya.

Hal itu menyusul adanya pasang air laut tinggi. Berdasarkan prakiraan BMKG banjir rob itu akan terjadi Senin sampai Rabu.

"Kami sudah sampiakan informasi melalui Desa/Kelurahan di masing-masing Kecamatan sepanjang pesisir utara. Karena banjir rob masih akan terjadi sampai Rabu,'' ujar Kepala Satlak BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi ketika ditemui disela-sela pemantauan lokasi banjir rob di Pantai Sigandu, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: 272 Adminduk Diserahkan Disdukcapil kepada Siswa SLB

Dia menuturkan, BPBD terus melakukan pemantauan intensif di empat daerah rawan banjir pasang laut.

Menyusul rob yang terjadi pada Senin (23/5) di empat lokasi yang menjadi langganan banjir pasang laut meliputi Desa Denasri Kulon dan Denasri Wetan, dan Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang, Desa Kuripan (Subah) dan Kampung Roban Barat, Desa Kedungsegok Tulis.

"Kami dibantu teman-teman relawan terus koordinasi dengan desa-desa yang menjadi langgan banjir rob. Selain itu melalui Kades maupun Kelurahan meneruskan ke warga meningkatan kewaspadaanya antisipasi rob susulan,'' tandas Ulul.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Agus Sembodo mengatakan banjir rob mulai terjadi di empat daerah tersebut sejak Senin pukul 15.00. Air pasang laut itu terjadi karena adanya bulan purnama yang posisinya berdekatan dengan bumi.

Baca Juga: Bank Jateng Capem Syariah Tegal Resmi Menempati Gedung Baru

"Kami Senin malam mendatangai lokasi, alhmadulillah pukul 22.00 air mulai surut. Pukul 01.00 dini hari air makin surut namun warga harus teta waspada," ujar dia didampingi Kasi Kedaruratan Nugroho.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Jadi Magnet Investasi, BPI Raih SBA 2022

Minggu, 31 Juli 2022 | 14:59 WIB

Kasus DBD di Kabupaten Batang Meningkat

Senin, 13 Juni 2022 | 12:51 WIB

Harga Cabai Melonjak, Omzet Pedagang Anjlok

Senin, 13 Juni 2022 | 12:41 WIB

Satlantas Polres Batang Optimalkan ETLE

Selasa, 1 Maret 2022 | 21:13 WIB

Bupati Akan Sekolahkan Dokter Umum Menjadi Spesialis

Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:40 WIB
X