Tunggakan Capai Rp 24 Miliar, Pemkab Brebes Gandeng Kejari Tagih Penunggak PBB

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:33 WIB
BERKAS PERJANJIAN : Kepala Bapenda Kabupaten Brebes, Subandi menyerahkan bekas perjanjian penagihan PBB-P2 kepada Kajari Brebes, Mernawati, yang telah di tandatangai bersama, disaksikan Sekda Brebes, Djoko Gunawan (Bayu Setiawan )
BERKAS PERJANJIAN : Kepala Bapenda Kabupaten Brebes, Subandi menyerahkan bekas perjanjian penagihan PBB-P2 kepada Kajari Brebes, Mernawati, yang telah di tandatangai bersama, disaksikan Sekda Brebes, Djoko Gunawan (Bayu Setiawan )

BREBES, suaramerdeka-pantura.com - Pemkab Brebes menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, untuk melakukan penagihan terhadap penunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal ini menyusul tunggakan PBB di Kabupaten Brebes hingga kini mencapai Rp 24 Miliar.

Penandatanganan Momerandum Of Understanding (MoU) Surat Kuasa Khusus Non Litigasi untuk menyelesaikan tunggakan PBB dengan memanggil semua wajib pajak itu dilaksanakan, Jumat (20/5/2022).

Kepala Bapenda Kabupaten Brebes, Subandi mengungkapkan, dari data base yang ada di sistem piutang PBB-P2 sejak Tahun 2010 hingga akhir Desember 2021 nilainya mencapai Rp 27 Miliar. Namun piutang sejak 2010 hingga 2013 sudah diusulkan dihapus, karena sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga: Ratusan Pelayat Antarkan Jenazah Agus Salim

Proses penghapusannya hingga kini sudah sampai di Inspektorat. Sehingga, yang akan menjadi target penagihan tunggakan PBB efektif terhitung sejak 2014 hingga 2021 yang totalnya mencapai Rp 24 miliar.

"Setelah penandatangan MoU ini, penagihan PBB difokuskan pada tiga kecamatan karena tunggakannya besar. Yakni, Kecamatan Larangan, Ketanggungan dan Bulakamba," ungkapnya didampingi Kabid PBB-P2 dan BPHTB Wika Agustiyono.

Menurut dia, banyaknya tagihan piutang PBB itu, disebabkan berbagai faktor. Seperti, kendala ekonomi yang dialami masyarakat selama dua tahun terakhir akibat Pandemi Covid-19. Selain itu, data di lapangan masih terdapat obyek pajak yang tidak ditemukan.

Kemudian, ada yang dobel obyek pajaknya, dan itu sudah ditindaklanjuti untuk dilakukan pembenahan. "Jika obyek pajaknya sudah tidak ditemukan, segera laporkan ke kami, untuk dilakukan penghapusan. Kalau obyek pajaknya sudah berubah, juga segera laporkan untuk dilakukan penyesuaian," jelasnya.

Baca Juga: 151 Siswa MAN 2 Brebes Diterima PTN Tanpa Tes

Kepala Kejari Brebes Mernawati mengungkapkan, pendampingan penagihan Piutang PBB-P2 menjadi komitmen dalam membantu pemerintah daerah. Selama ini masih banyak tunggakan PBB dan menjadi beban bagi Bapenda.

Halaman:

Editor: Siwi Nurbiajanti

Tags

Terkini

Jalan ke Kampung Eksodan Aceh Rusak Parah

Kamis, 2 Juni 2022 | 15:00 WIB
X